Zul-Rohmi Menang Telak di TPS Bupati dan Wabup KSB

Taliwang (Suara NTB) – Pasangan Dr. H. Zulkieflimansyah – Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) yang menempati nomor urut 3 di Pilkada NTB meraih kemenangan telak di TPS lokasi mencoblos Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dan Wakilnya, Fud Syaifuddin, ST.

Berdasarkan pantauan Suara NTB, Rabu, 27 Juni 2018, usai hasil perhitungan suara Zul-Rohmi di TPS IV Kelurahan Bugis tempat Bupati KSB mencoblos meraup suara sebanyak 248 suara, disusul pasangan nomor urut 4 Ali-Sakti 56 suara, kemudian Suhaili-Amin pasangan nomor urut 1 sebanyak 55 suara dan di urutan terakhir pasangan Ahyar-Mori sebanyak 31 suara.

Iklan

Hal sama juga terjadi di TPS IV Kelurahan Sampir. Di TPS tempat Wabup KSB itu memilih, pasangan yang didukung oleh Partai Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memperoleh suara sebanyak 231 suara. Kemudian berturut-turut di posisi kedua Ahyar-Mori 69 suara, Ali-Sakti 29 suara dan pasangan Suhaili-Amin sebanyak 26 suara.

Selain di dua TPS tersebut, hampir secara keseluruhan pasangan Zul-Rohmi di KSB dinyatakan menang. Khusus di TPS-TPS yang tersebar di wilayah Taliwang saja, pasangan ini selalu dinyatakan unggul dalam perhitungan. Sementara tiga pasangan calon lainnya hanya berbagi perolehan suara sekitar puluhan suara dan berganti posisi secara berurutan saja.

Bupati KSB, HW. Musyafirin, MM usai menyalurkan hak pilihnya mengatakan, pelaksanaan Pilkada NTB kali ini merupakan agenda demokrasi 5 tahunan untuk memilih gubernur dan wakilnya. Di mana siapa pun akhirnya yang dinyatakan menang oleh KPU harus dihormati sebagai pilihan bersama seluruh masyarakat NTB.

“Usai Pilkada nanti dan KPU sudah menyatakan siapa pemenangnya maka itulah pemimpin kita di NTB untuk 5 tahun ke depan,” cetusnya.

Bagi Bupati, keempat calon yang maju dalam kontesntasi pemilihan gubernur kali ini merupakan putra-putra terbaik daerah. Di mana mereka pastinya memiliki visi misi yang terbaik untuk membangun NTB lebih baik lagi. “Siapa yang kemudian menang maka tentu oleh masyarakat dinilai paling baik visi misinya,” paparnya.

Di Pilkada NTB ini, bupati mengaku, Pemda KSB telah mengimbau masyarak untuk berpartisipasi aktif dalam menyalurkan hak pilihnya. Sebab agenda demokrasi selain untuk menentukan nasib daerah juga sebagai tanda cerminan tingkat kesadaran masyarakat NTB secara umum dalam partisipasi politik.

“Mekanisme Pilkada ini merupakan rangkaian saluran masyarakat berdemokrasi. Jadi makin tinggi tingkat partisipasi kita, maka menunjukkan kita semakin bagus dalam hal politik,” timpalnya.

Senada dengan Bupati, Wabup Fud Syaifuddin menyatakan, suka tidak suka keempat calon yang disodorkan dalam Pilkada NTB kali ini merupakan putra daerah terbaik. Dan sebagai masyarakat yang memiliki kesadaran politik harus memilih salah satu diantaranya yang dianggap paling baik.

“Saya yakin semua kandidat sudah disaring oleh sistem demokrasi kita. Dan memilih salah satu dari mereka menjadi kewajiban kita sebagai warga negara yang baik,” katanya.

Ia pun berharap, calon manapun yang akhirnya dinyatakan sebagai pemenang kontestasi Pilgub NTB itu bisa menjalankan amanat rakyat dengan baik. Terutama dalam membangun daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan. “Kita tentu menaruh harapan besar kepada pemimpin baru NTB nanti,” imbuhnya. (bug)