Yeyen Ingin Sumbang Emas

Yeyen. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Pecatur putri asal Kabupaten Bima, Yeyen menjalani  latihan beban di Arena Fitnes Mataram, Senin, 17 Februari 2020. Latihan itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kebugaran fisik guna  menghadapi multi event olahraga nasional.

Yeyen yang ditemui Suara NTB di sela-sela menjalani latihan mengatakan latihan beban yang diikutinya saat itu merupakan  bagian dari program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2020.

Iklan

Maklum, Wanita kelahiran 29 Juli 1998 ini salah satu atlet putri  dari enam pecatur NTB yang lolos mengikuti PON di Papua 2020. Selain Yeyen, lima atlet lainnya adalah atlet putra, Edyson, Wahyullah, Ardiansyah, M. Nuh dan Miftahurahman. “Pagi hari  ini latihan beban, sore baru latihan tanding,” ucapnya.

Yeyen yang merupakan mahasiswi semester 6 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima ini bisa dibilang atlet pendatang baru di dunia catur. Meski atlet pendatang baru yang masih minim pengalaman, namun Yeyen merupakan atlet terbaik putri yang dimiliki NTB saat ini.

Ia adalah atlet peraih dua emas dan satu perak di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun 2018. Prestasi tertingginya meraih peringkat lima besar di Pra-PON 2019.

Meski belum pernah mendulang medali di event nasional namun Yeyen bisa dikatakan atlet yang diperhitungkan di kancah nasional. Ia satu-satunya atlet muda yang mampu menahan imbang atlet asal Jawa Barat (Jabar), Grand Master Wanita (GMW)  Irene Sukandar di Pra-PON 2019. Hasil itu meloloskannya ke PON 2020.

Menatap PON 2020, Yeyen punya tekat yang kuat untuk menorehkan prestasi. Ia percaya dengan mengikuti Pelatda PON tahun ini ia yakin bisa menyubangkan medali untuk tim catur  NTB di PON/2020. “Target saya di PON meraih medali emas di kelas catur cepat,” ujarnya dengan penuh optimis. (fan)