Wujudkan Mataram Peka Teknologi Bisnis, UKFK Unram Gelar Seminar Nasional

Mataram (suarantb.com) – Masyarakat di masa ini sudah sangat akrab dengan berbagai bentuk kemajuan teknologi. Anak-anak maupun orang dewasa tidak asing lagi dengan media-media berbasis teknologi. Terutama perkembangan teknologi informasi, masyarakat dari semua kalangan sudah terbiasa dengan jaringan internet, media sosial, hingga jual-beli secara daring (online) yang biasa dikenal dengan online shop (olshop).

Jual beli online daring ini adalah bisnis berbasis teknologi yang dikenal dengan istilah electronics commerce (e-commerce) atau perdagangan elektronik dimana pebisnis dan konsumen dapat bertransaksi secara daring. Dengan pesatnya kemajuan teknologi saat ini, peluang perdagangan elektronik untuk berkembang di masyarakat sangat tinggi.

Iklan

Melalui telepon pintar yang dimiliki hampir semua orang, bisnis berbasis teknologi ini bahkan nyaris mengalahkan peluang pasar bisnis manual yang melakukan transaksi langsung. Pelayanan secara daring dengan berbagai kemudahan bagi konsumen, menjadi kelebihan khusus bisnis ini, sehingga konsumen yang menginginkan pelayanan yang praktis cenderung memilih bisnis ini untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat saat ini, termasuk masyarakat Kota Mataram, perlu melek teknologi untuk meningkatkan peluang bisnis. Oleh karena itu, Unit Kegiatan Fakultas Kewirausahaan (UKFK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univesitas Mataram mengadakan seminar nasional Technopreneur pada Sabtu, 17 Desember 2016.

Seminar yang bertema Startup on the way Mataram tersebut merupakan bentuk kegiatan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, untuk memelopori dan mulai membangun kecakapan berbisnis masyarakat Kota Mataram, termasuk bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi di masa ini untuk perkembangan bisnis.

Seminar ini menghadirkan pembicara-pembicara yang merupakan pebisnis-pebisnis sukses di Kota Mataram, yaitu pengusaha Indah Mutiara Lombok (IML), Indah Purwati dan pemilik Ricky Smartphone, H. Ricky Hartono Putra. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa belajar mengembangkan kemampuan berwirausaha.

Ketua Panitia Seminar Nasional Technopreneur ,Taufiq Kholili mengatakan, melalui kegiatan ini, bersama para pengusaha muda, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan ide-ide usaha, namun juga menerapkan teknologi dalam kegiatan berbisnis. Mengingat saat ini sedang ramainya usaha-usaha jual beli daring di kalangan mahasiswa, maka kegiatan seminar teknologi bisnis ini disambut baik di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Taufiq menjelaskan, dalam seminar tersebut masyarakat, terutama mahasiswa dapat berbagi pengalaman dengan pebisnis muda yang menjadi pembicara, mengenai bagaimana mengembangkan usaha dan bersaing melalui perdagangan elektronik, serta bagaimana meningkatkan omzet bagi mahasiswa-mahasiswa yang telah memiliki usaha daring.

“Di sini kita bisa mencari ide usaha. Yang kedua, bagaimana kita mencari strategi persaingan dalam e-commerce itu, dan bagi yang sudah punya usaha bagaimana kita meningkatkan omzet. Bagi yang belum, bagaimana memulai bisnis itu yang berkaitan dengan teknologi,” paparnya.

Melalui kegiatan serupa, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para pemuda dan masyarakat umum untuk memulai berwirausaha. Sebab, di masa ini, kemampuan berwirausaha menjadi kecakapan yang cukup penting dimiliki, mengingat persaingan kerja yang sangat ketat. Oleh karenanya, dalam kesempatan berikutnya, Taufiq berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara rutin, tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, namun juga masyarakat umum. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here