Wujudkan KLA Perlu Dukungan Semua Pihak

Mataram (suarantb.com) – Mewujudkan Kota Mataram sebagai kota layak anak (KLA) memerlukan dukungan semua pihak. Pencanangan Kota Mataram menuju KLA telah dilaksanakan pada 2014 lalu.

Menurut Deputi Tumbuh Kembang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Lenny N. Rosalin dukungan dari berbagai pihak seperti lembaga masyarakat, dunia usaha, media, keluarga dan orang tua berperan penting dalam mewujudkan rencana tersebut.

Selain itu menurut Lenny keberhasilan rancangan menuju KLA tergantung komitmen pemerintah daerah bersama semua pihak. Kesempatan menjadi tuan rumah dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dapat menjadi motivasi bagi kota ini dalam mewujudkan KLA pada 2018 mendatang.

Ia menerangkan banyak syarat yang harus dipenuhi untuk mewujudkan KLA. Diantaranya semua anak harus memiliki akta kelahiran. Hal ini untuk mengetahui berapa jumlah anak yang terdaftar di wilayah tersebut.

Selain itu anak-anak harus dijauhkan dari hal berbau pornografi dan kekerasan. Untuk itu ia menyarankan pemerintah membangun taman-taman bacaan untuk memenuhi syarat tersebut.

“Taman bacaan harus kita bangun, tapi bacaan yang seperti apa dan informasi yang seperti apa, yaitu informasi dan bacaan yang tidak mengandung unsur pornografi dan kekerasan,” terangnya, Rabu, 20 Juli 2016.

Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah terbentuknya forum anak baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Forum tersebut harus diisi berbagai kegiatan positif.

Lenny menyampaikan pendidikan wajib juga hal yang sangat penting. Dengan demikian diharapkan tidak ada pernikahan usia dini dan pekerja anak karena anak-anak disibukkan dengan kegiatan pendidikan.

“Semua anak harus sekolah, semua anak harus sehat. Jadi karena dia harus sekolah tidak ada yang bekerja dan tidak ada yang kawin,” terangnya.

Ia mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk mewujudkan rencana tersebut. Hal ini tidak bisa hanya dilimpahkan kepada pemerintah daerah. Ia mengatakan hal ini membutuhkan kerja sama dan kerja keras dari semua pihak untuk mewujudkan Kota Mataram menjadi KLA. (rdi)