Wujudkan Kamtibmas Selama Ramadan, Kapolres Mataram Keluarkan Maklumat

Mataram (suarantb.com) – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Menjelang Ramadan beberapa operasi telah dilakukan oleh Polri. Mulai dari Operas Pekat Gatarin sampai Operasi Patuh yang tengah berlangsung.
Bukan rahasia lagi bulan Ramadan sering diwarnai dengan bunyi petasan dan mercon yang dapat mengganggu ibadah puasa. Selain itu, sering terjadi gangguan keamanan lainnya seperti pencurian.

Untuk mewujudkan suasana kamtibmas yang aman, damai dan kondusif selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Kapolres Mataram, Muhammad, S.I.K mengeluarkan maklumat.

Iklan

Dalam maklumat tersebut Kapolres mengingatkan bahwa petasan atau mercon termasuk bahan peledak yang dapat menyebabkan kerugian moril dan materil. Kegiatan membuat, menyimpan, mengedarkan dan menyalakan petasan atau mercon merupakan perbuatan pidana yang diatur dalam Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1961. Tak tanggung-tanggung ancaman hukuman yang dikenakan berupa pidana penjara selama 12 tahun.

“Menyalakan petasan atau mercon sangat mengganggu kehusyukan pelaksanaan ibadah puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Perbuatan tersebut merupakan bentuk pemborosan yang lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya,” kata Kapolres, Sabtu, 13 Mei 2017.
Kapolres juga mengingatkan agar mewaspadai pencurian kendaraan bermotor. Ia meminta  agar menggunakan kunci ganda saat parkir di rumah maupun tempat keramaian.

Maraknya modus pencurian, copet dan jambret juga menjadi perhatian Kapolres. Ia mengingatkan agar tidak menggunakan perhiasan berlebihan di tempat umum seperti pasar/pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat rawan kriminalitas.
Untuk menghindari terjadinya tindak pidana dan kebakaran, sebelum meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah tarawih dan berbelanja, baiknya mengunci pintu dan jendela. Muhammad  juga menghimbau untuk mematikan kompor dan peralatan listrik yang digunakan.

Sedangkan bagi masyarakat yang memiliki ternak, Muhammad menghimbau untuk mewaspadai pencurian ternak.”Pastikan kandang ternak diberi rantai dan gembok. Waspadai juga kasus ternak diracun menggunakan bahan kimia,” katanya.

Kapolres juga menghimbau tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda agar meningkatkan peran serta masyarat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pada bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Jika terdapat gangguan keamanan dan kondusivitas seperti dalam maklumat selama  Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, kata Kapolres, masyarakat dapat melapor ke Polres  Mataram. (bur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here