Wujudkan JKN-KIS Berkualitas, BPJS Kesehatan Bima Bangun Komitmen Bersama Pemangku Kepentingan

BPJS Kesehatan Cabang Bima berkomitmen memperluas kepesertaan Program JKN-KIS, khususnya di wilayah Kabupaten Dompu. (Suara NTB/ist)

Bima (Suara NTB) -BPJS Kesehatan Cabang Bima, terus melakukan upaya agar semua elemen masyarakat ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Bersama dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Dompu, BPJS Kesehatan Cabang Bima berkomitmen memperluas kepesertaan Program JKN-KIS, khususnya di wilayah Kabupaten Dompu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bima, Tati Haryati Denawati menyampaikan, kesuksesan penyelenggaraan program JKN-KIS tidak terlepas dari peran pemerintah daerah yang sangat memperhatikan aspek pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Saat ini, Kabupaten Dompu sudah mendapat predikat sebagai wilayah yang sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Syarat untuk mendapat predikat UHC jumlah penduduk terdaftar menjadi Peserta JKN-KIS minimal 95% dari total jumlah penduduk Kabupaten/Kota.

Iklan

“Berdasarkan data, saat ini sudah 95,37% dari total penduduk Kabupaten Dompu sebanyak 241.836 jiwa sudah menjadi peserta program JKN-KIS. Walaupun sudah dapat dikatakan mencapai Universal Health Coverage (UHC), namun banyak hal yang harus diselesaikan bersama, seperti penduduk yang belum terdaftar, validitas data peserta dan kepesertaan yang belum sesuai dengan segmentasinya,” ujar Dena pada kegiatan Forum Komunikasi Kepentingan Utama yang dilaksanakan di Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Senin, 13 September 2021.

Untuk itu, lanjut Dena, BPJS Kesehatan juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar di wilayah Kabupaten Dompu dapat mencapai UHC, sehingga seluruh masyarakat bisa memiliki jaminan kesehatan yang berkualitas dan bisa mengakses layanan di fasilitas kesehatan dengan mudah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Dompu yang telah mendorong pencapaian UHC. Harapannya, UHC di wilayah Kabupaten Dompu bisa cepat terealisasi sehingga seluruh masyarakat di sini bisa dijamin kesehatannya melalui program JKN-KIS. Kedepannya, seluruh pemangku kepentingan juga saling bahu membahu mempertahankan capaian UHC,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPKAD Kabupaten Dompu, Muhammad mengatakan, melalui forum komunikasi yang dihadiri oleh para pemangku kepetingan di wilayah ini, diharapkan menjadi awal dari pertemuan-pertemuan teknis lain yang dapat menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan oleh BPJS Kesehatan.

“Laporan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan Cabang Bima dapat ditindaklanjuti dengan melakukan padanan data dan verifikasi data peserta,” jelas Muhammad.

Dengan dilakukan pertemuan forum komunikasi oleh para pemangku kepentingan, tentunya bertujuan untuk mempermudah komunikasi dengan para pemangku kepentingan utama, terkait pelaksanaan program JKN-KIS dan mempermudah koordinasi antar instansi terkait dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional yang terjadi di lapangan. (*)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional