WSBK Segera Digelar, Mataram Siapkan 1.300 Kamar Hotel

Seorang pengunjung melakukan reservasi di salah satu hotel di Kota Mataram. Menyambut gelaran WSBK pada November mendatang, Kota Mataram menyiapkan akomodasi 1.300 kamar hotel untuk wisatawan.(Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Gelaran World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pada November 2021 mendatang dicanangkan menjadi pengungkit geliat pariwisata, termasuk bagi Kota Mataram. Dengan estimasi pengunjung mencapai ribuan orang, penyiapan akomodasi oleh pelaku usaha dinilai perlu segera dilakukan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi memastikan Kota Mataram tidak akan ketinggalan menyambut event WSBK tersebut. “Kita di Mataram punya 1.300 kamar hotel yang siap (digunakan) untuk wisatawan, termasuk untuk kegiatan MotoGP di November itu,” ujarnya.

Iklan

Secara umum Kota Mataram memiliki akomodasi untuk 2.600 kamar. Kendati demikian, jumlah tersebut berkurang karena adanya kamar hotel yang digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 oleh perusahaan. “Karena itu akomodasi kita yang tersisa untuk wisatawan sekitar 1.300 kamar. Karena 1.300 lainnya sudah dipakai untuk isolasi, terutama untuk karantina pegawai PT AMMAN yang paling banyak,” ujar Denny.

Kendati perhelatan WSBK disebutkan akan menerapkan protokol kesehatan ketat berupa pengurangan kapasitas penonton, pihaknya optimis akomodasi yang disiapkan di masing-masing kabupaten kota akan terisi. Bahkan Denny mendorong agar pelaku usaha di Kota Mataram terus menambah akomodasi yang ada, termasuk untuk kamar hotel.

“Ini masih kita dorong terus, karena memang ada beberapa hotel baru yang akan buka. Salah satunya yang cukup besar seperti di Jalan Udayana yang masih pembangunan. Dengan ini kamar hotel kita bisa meningkat terus,” jelasnya.

Diakui, okupansi hotel selama pandemi memang mengalami penurunan signifikan. Termasuk saat PPKM diberlakukan. Kendati demikian okupansi tersebut diharapkan meningkat seiring waktu, terutama menjelang WSBK digelar pada 12-14 November mendatang.

“Sekarang okupansi kita meningkat sekitar 50 persen rata-ratanya, itu karena MICE kebanyakan. Untuk wisatawan kita harapkan berangsur-angsur ada juga,” tandas Denny. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional