WSBK Sebentar Lagi, Akses Jalan Menuju Lembar Gelap

Kondisi ruas jalan di kawasan pintu masuk tamu WSBK di pelabuhan Lembar, Selasa, 28 September 2021.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Gelaran World Superbike (WSBK) di Mandalika, Lombok Tengah (Loteng), sebentar lagi digelar. Namun sejumlah persoalan belum juga serius ditangani terutama di kawasan penyangga perhelatan dunia itu. Seperti pintu masuk melalui Pelabuhan Lembar yang akan menerima kedatangan belasan ribu tamu dari jalur laut.

Akses jalan menuju Pelabuhan Gili Mas sempit, dan sebagian besar masih gelap. Kepala Desa Labuan Tereng, Humaidi dikonformasi Suara NTB , mengeluhkan kondisi infrastruktur di daerah pelabuhan kapal pesiar yang dijadikan pintu masuk kedatangan tamu WSBK. “Lebih-lebih jalan ini provinsi dan nasional. Kita butuh penanganan, penerangan, perbaikan dan pelebaran jalan. Pemprov harus serius menangani,” jelas dia Selasa, 28 September 2021.

Iklan

Pemprov, melalui OPD terkait seperti Dinas PU, Dishub provinsi dan Balai Jalan Nasional (BJN) harus memprioritaskan penanganan Sarana Prasarana. Karena akibat kondisi ini justru menyebabkan terjadi insiden kecelakaan menimpa pengendara. “Jangan KEK Mandalika saja dibangun, dikembangkan. Tolong perhatikan akses penunjang, kawasan penyangga ini,” tegas dia. Karena kalau dibiarkan begitu, maka akan meninggalkan kesan tidak baik bagi turis yang datang melalui pelabuhan Lembar.

Apalagi pelabuhan itu akan menerima tamu WSBK pada bulan November. Akan tetapi sarana prasarana penunjang jelek sekali. “Jelek kesannya ini kalau lewat Gili Mas nantinya,” imbuhnya. Termasuk penataan kawasan itu, juga serius ditangani Pemprov. Jangankan penataan, petunjuk jalan dan marka jalan di kawasan vital itu sangat minim. “Petunjuk jalan ke Pelabuhan kapal pesiar, belum petunjuk arah ke Bandara, Mataram dan Loteng belum ada, bagaimana kita dianggap siap menerima tamu WSBK ini,” keluh dia.

Persoalan penanganan lampu jalan inipun sudah diajukan ke Pemkab Lobar melalui dinas Perumahan dan Pemukiman Lobar. Usulan itu pun direspon oleh pihak dinas, di mana lampu jalan akan dipasang tahun ini sesuai perintah Wabup Hj Sumiatun. Terutama jalur Gerepek yang kondisinya gelap. “Kami akan dipasangkan 30 titik di jalur wilayah kami dan menuju pelabuhan Gili Mas,” jelas dia.

Anggota DPRD dapil Sekotong – Lembar, Abu Bakar mendesak agar Pemerintah mulai Kabupaten dan provinsi harus serius menyiapkan kawasan penyangga ini. “Pemprov harus serius membenahi sarana prasarana di kawasan ini,” tegasnya.

Kesiapan Pemda harus benar-benar dipastikan, karena bagaimana pun ini menyambut tamu luar. Termasuk bagaimana nantinya penanganan tamu saat kedatangan. Sebab kalau tamunya belasan ribu maka harus diatur dan dilayani dengan baik. Sehingga harus dilakukan simulasi persiapan bagaimana menerima tamu nantinya. Apalagi bicara penataan pinggir jalan, seperti parkir sembarangan harus ditertibkan. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional