Wisata Pulau Moyo Dibuka, Pemdes Labuhan Aji Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

Pos pelayanan SOP Covid-19 Labuhan Aji Pulau Moyo. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Obyek wisata di Pulau Moyo sudah mulai dibuka bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan yakni Air Terjun Mata Jitu yang berlokasi di Desa Labuhan Aji. Dengan dibukanya obyek wisata ini, Pemdes setempat juga sudah menyiapkan fasilitas untuk memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan covid-19.

Kades Labuhan Aji, Kecamatan Labuhan Badas, Syofian yang dikonfirmasi via telepon menyampaikan, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah untuk tahap percobaan pembukaan wisata Pulau Moyo. Pertama kali berkoordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Pariwisata, Pemda dan KSDA. Dalam tahap koordinasi ini, pihaknya menyusun Perdes berdasarkan Perbup terkait SOP pencegahan Covid-19 sebagai standar bisa dibukanya obyek wisata Pulau Moyo.

Iklan

“Alhamdulillah di depan dermaga pintu masuk itu  SOP nya sudah secara swadaya kami dari tim covid desa kami persiapkan semua untuk penerimaan tamu, baik tamu pariwisata maupun tamu dari luar Desa Labuhan Aji. Jadi sudah siap semuanya. Standar ojek sudah kita siapkan semua mereka pakai masker, kacamata, baju pelindung yang sekiranya standar Sama dengan APD. Itu komplet semua,” ujarnya.

Dibukanya obyek wisata ini, jelasnya, adalah tahap percobaan selama tiga bulan. Jika nantinya tidak bisa dimaksimalkan dan semua tamu wisata atau yang datang dari luar Desa Labuhan Aji tidak bisa disiplin mengikuti Perdes yang dibuat, maka ini akan ditutup kembali. Sehingga dalam tiga  bulan ini pihaknya melihat sejauh mana kerja sama yang efektif dan akurat dari semua pihak untuk sinkronnya SOP dalam bentuk kelayakan sebuah obyek wisata.

Bagi semua wisatawan baik mancanegara maupun domestic, pihaknya sudah menyiapkan SOP penerapan protokol kesehatan. Imbauannya disampaikan melalui surat pemberitahuan kepada masing-masing travel agent, hotel, dan penginapan. Semua yang bergerak di bidang pariwisata sudah diberikan syarat-syarat untuk masuk ke Desa Labuhan Aji dalam bentuk berwisata. Bagi wisatawan mancanegara, dari luar daerah menunjukkan hasil rapid test.

“Jadi akhir Minggu tetap kami kontrol ke hotel-hotel, bungalow, dan homestay yang ada. Kami juga minta ke mereka agar tanggung jawab bersama. Dalam arti kita mampu berkolaborasi, kerjasama, agar SOP tetap dijalankan agar bagaimana supaya Pulau Moyo khususnya Desa Labuhan Aji itu tetap zona hijau. Jadi bagaimana kerja sama yang baik agar penularan covid bisa dinetralisir di Desa Labuhan Aji, umumnya di Pulau Moyo,” tukasnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Irfan mengakui pihaknya sudah turun beberapa hari yang lalu mengecek seperti apa standar protokol kesehatan yang sudah diterapkan Desa Labuhan Aji. Dari kondisi lapangan, ternyata sudah disiapkan fasilitas termasuk ruangannya. Sehingga tamu yang berkunjung ke Labuhan Aji, sudah tersedia pusat pelayanan pencengahan covid-19. Terutama yang menyangkut standar umum atau standar baku seperti handsanitizer dan pengukur suhu tubuh. Ada ruangan khusus yang disediakan diperintahkan oleh Kades.

“Ini murni dari swadaya masyarakat desa yang langsung dipimpin oleh Kades Labuhan Aji. Sebagai tindaklanjut dari surat edaran bupati terkait dengan SOP pencegahan covid-19 terhadap sektor pariwisata,” imbuhnya.

Tentunya, kata Irfan, pemerintah dalam hal ini Dispopar menyambut baik atas semangat positif dan kesadaran masyarakat dan Pemdes setempat. Karena ternyata di tengah-tengah pandemi ini, pihak Desa Labuhan Aji sudah menerapkan protokol kesehatan dengan semangat dan kegigihannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah objek wisata terutama di Pulau Moyo.

“Untuk yang jadi icon daya tarik tetap Air Terjun Mata Jitu. Jadi sebelum tamu-tamu ini ke air terjun terlebih dahulu melalui Pos penjagaan covid-19 yang sudah disiapkan oleh desa. Kita sudah cek di lapangan dan memang luar biasa. Dan tenaga-tenaga yang standby setiap hari dari pagi sampai sore dan terus dipantau oleh teman-teman di sana. Setiap pengunjung wajib untuk pengecekan di sana,” pungkasnya.(ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional