Wisata Pantai Pink Menggeliat di Tengah Pandemi

Pantai Pink, salah satu objek wisata di dalam kawasan hutan lindung Sekaroh Kabupaten Lotim. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Setelah dibuka kembali, objek wisata Pantai Pink Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai menggeliat. Meski masih di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), kunjungan ke pantai berpasir merah muda ini mulai ramai sejak Agustus 2020 lalu.

Aliya, salah satu pengunjung kepada Suara NTB Minggu, 22 November 2020 menuturkan, saat awal kemunculan Corona, warga tidak berani berwisata. Tidak terkecuali ke Pantai Pink. Namun belakangan, salah satu objek wisata andalan Lotim ini kembali dibuka dan ramai dikunjungi.

Terlihat pada akhir pekan kemarin, suasana Pantai Pink ini pun dipenuhi pengunjung lokal. Tidak terlihat ada wisatawan asing, tapi kehadiran wisatawan lokal ini menambah gairah para pedagang kaki lima yang ada di sekitar pantai.

Gazebo-gazebo yang dipasang pemerintah pun terlihat dipadati pengunjung. “Alhamdulillah, sudah mulai kembali seperti dulu,” ucap Budiman salah seorang pedagang.

Situasi masih pandemi ini katanya membuat kunjungan belum sepenuhnya normal. Tidak seperti saat sebelum adanya pandemi.

Sementara itu,  terlihat kondisi Pantai Pink beberapa hari terakhir ini terlihat kotor. Menurut pengelola kawasan ini, kondisi ini biasa terjadi pada beberapa hari terakhir ini karena rumput laut yang ikut naik ke bibir pantai.

Pantai yang dulu dinamakan Pantai Tangsi ini merupakan salah satu gugusan pantai indah yang ada di Lotim bagian selatan. Sesuai dengan namanya, pantai ini sekilas memang butiran-butiran pasir pantai ini memancarkan warna pantainya merah muda.

Hanya saja, warna ini akan tampak terlihat jelas pada waktu-waktu tertentu. Saat pagi hari atau saat sore hari. Tidak mengherankan kalau saat siang hari, warna pinknya tak terlihat jelas.

Pemerintah memiliki atensi yang cukup serius terhadap pengembangan wisata Pantai Pink. Infrastruktur jalan menuju Pantai Pink ini sudah mulus. Hanya beberapa titik saja yang berlubang. Tinggal disentuh proyek perbaikan baru kembali tak ada halangan menuju pantai. (rus)