Wisata Denda Seruni Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi

Objek wisata Denda Seruni yang mulai bangkit di masa pandemi Covid-19 ini. (Suara NTB/rus)

Objek Wisata Denda Seruni yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur (LotIm) kini mulai menggeliat di tengah situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Setelah dibuka kembali pasca penutupan empat bulan lamanya akibat pandemi, objek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan.

Kepala Desa Seruni Mumbul, Tajuddin saat ditemui Jumat, 30 Oktober 2020 menerangkan objek wisata ini dibuka sejak Juni 2019 lalu. Ide pembukaan objek wisata itu terinspirasi dari objek wisata Ponggok Kabupaten Kelaten Jawa Tengah. Desa Ponggok sangat terkenal sebagai objek wisata air dan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang cukup besar.

Iklan

Atas dasar itu, ujarnya, Desa Seruni Mumbul diharap  meniru kesuksesan Ponggok. Tidak tanggung-tanggung diawal penataannya digelontorkan dana sebesar Rp 648 juta. Terbilang sebagian besar APBDes Desa Seruni Mumbul ini dicurahkan untuk membangun sebuah menara yang awalnya terlihat tidak terurus.

‘’Pertengahan tahun 2019 diresmikan dan selama enam bulan saja beroperasi, dari Denda Seruni bisa dihasilkan Rp 62 juta PADes. Hasil keseluruhannya selama enam bulan itu lebih dari Rp 160 juta,’’ klaimnya.

Objek wisata yang pengelolaannya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini banyak ditiru desa-desa lainnya. “Banyak desa yang studi banding ke sini,” terangnya.

Selama 2020, pandemi melanda dan pendapatan pun merosot drastis. Baru kemudian menggeliat lagi setelah dibuka. Saat ini terakumulasi pendapatan dari objek wisata Denda Seruni Rp 300 juta. Sekarang sudah dibuatkan menara ampel dan meningkat lagi pendapatan kita. Saat ini rata-rata pengunjung 200 orang. ‘’Hari libur minimal 1.000 orang per hari. Catatan pengelola, jumlah pengunjung pernah tembus sebanyak 2 ribu orang dalam sebulan,’’ klaimnya.

Kawasan ini pun seperti tak henti dipoles. Sentuhan kreatif dari anak-anak muda Desa Seruni Mumbul telah membuat kawasan objek wisata Denda Seruni makin menarik. Saat ini sudah dibangun menara menyerupai menara Eiffel di Prancis. “Setelah adanya menara ini menambah daya tarik pengunjung,” ucap Tajuddin. (rus)        

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional