Waspadai Pergerakan Teroris, Dua Peleton Aparat Diterjunkan ke Pelabuhan Kayangan

Selong (Suara NTB) – Sebanyak dua peleton yang terdiri dari 60 personel aparat kepolisian diterjunkan ke Pelabuhan Kayangan Lombok Timur (Lotim). Diterjunkan dua peleton personel kepolisian itu dikarenakan adanya isu terkait pergerakan terduga teroris yang masuk melalui Pelabuhan Kayangan.

Kapolres Lotim, AKBP. M. Eka Fathurrahman, SH, SIK, Senin, 21 Mei 2018, mengungkapkan, diterjunkannya dua peleton ke Pelabuhan Kayangan untuk menghindari terjadinya kasus serupa seperti di Pulau Jawa terkait aksi teror bom yang dilakukan oleh para terduga teroris. Untuk itu, Polres Lotim lebih memperketat pengawasan dan memaksimalkan penjagaan-penjagaan.

Iklan

Diperketatnya penjagaan itu, lanjut dia, dikarenakan selain adanya isu pergerakan teroris, di Provinsi NTB juga terdapat dan berkembang aliran yang diduga sama dengan yang melakukan aksi bom bunuh diri di Pulau Jawa. Disebutkan Kapolres, di Kabupaten Lotim dari hasil pantauan tidak ada indikasi hal tersebut. Meski dari pantauannya terdapat adanya pelatihan-pelatihan kemiliteran seperti dilakukan oleh masyarakat tertentu di salah satu tempat di Lotim.

Selain melakukan penjagaan ketat di tempat penyeberangan, semua polsek jajaran juga diminta untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan. Langkah itu diharapkan dapat dilakukan aparat kepolisian, karena upaya-upaya pengeboman yang dilakukan oleh para terduga teroris sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Memang hari ini, (kemarin,red) penjagaan kita perketat karena ada isu pergerakan terduga teroris. Semua Polsek juga kita perketat pengawasan dan siaga setiap hari,” tegasnya. (yon)