Waspadai Aksi Teror, Polres Lotim Dijaga Ketat

Selong (Suara NTB) – Polres Kabupaten Lombok Timur (Lotim) meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi teror yang terjadi di sejumlah daerah. Termasuk, yang terakhir di Mapolda Riau, Rabu (15/5). Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, sebanyak 23 CCTV dipasang di Mapolres Lotim selain dilakukan penjagaan ketat di sejumlah pintu masuk mapolres.

“Saat ini menjadi perhatian semua pihak. Mulai dari insiden di Rutan Mako Brimob, serangan terduga teroris di Surabaya. Kita tingkatkan kewaspadaan,” terang Kapolres Lotim, AKBP. M. Eka Fathurrahman, SH, SIK, dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 16 Mei 2018.

Iklan

Didampingi Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. Joko Tamtomo, SH, SIK, Kapolres menyebut jika insiden teror bom oleh para terduga teroris dijadikan pedoman untuk lebih waspada. Sehingga kebijakan lebih lanjut yakni Polres Lotim melakukan siaga satu, termasuk Mapolda NTB. Di Lotim, katanya, waspada untuk segala penyerangan di beberapa titik, baik di Mapolres, rumah dinas polisi, maupun kepada petugas kepolisian yang sedang bertugas.

Saat ini, ujarnya, sudah dipasang 23 CCTV di kompleks Mapolres Lotim. Pemasangan dan pembenahan CCTV tersebyt untuk lebih meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, termasuk nantinya sebagai alat bukti untuk disajikan apabila terjadi tindakan-tindakan kriminalitas di wilayah hukum Polres Lotim yang terekam oleh CCTV tersebut.

Untuk itu, bersama pemerintah daerah, TNI dan instansi terkait terus melakukan upaya preventif. Termasuk berkoordinasi dengan Polres-Polres lainnya khususnya yang ada di NTB. Selain itu, dilakukan juga pengamanan di jalur penyeberangan Kayangan terhadap masyarakat yang keluar masuk Pulau Lombok-Sumbawa maupun sebaliknya. (yon)