Waspada, Badai Tropis Ferdinand Australia Berdampak ke NTB

Pergerakan badai tropis Ferdinand ke arah Wilayah Indonesia, berpotensi juga berdampak ke NTB. (sumber : BMKG)

Mataram (Suara NTB) – Siklon tropis yang berdampak pada cuaca ekstrem bergerak dari Australia. Siklon yang berasal dari Region Australia dinamakan Ferdinand itu bergerak dalam 24 jam mengarah ke Indonesia, termasuk NTB. Masyarakat diimbau waspada dampak cuaca buruk seperti gelombang tinggi.

Berdasarkan hasil pantauan BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), diperkirakan intensitas badai tropis Ferdinand meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Barat Daya.

Iklan

Diinformasikan, badai tropis Ferdinand berdampak terhadap cuaca di Indonesia berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. Diantaranya, Pulau Jawa, Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.

Prakirawan BMKG Stamet ZAM, Alfiansyah Pradana mengungkapkan, yang harus diwaspadai dampak dari badai ini adalah gelombang laut dengan ketinggian 1,25 sampai 2,5 meter di Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba. Waspada juga untuk di kawasan Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian Selatan, Samudera Hindia selatan Jawa, Perairan Selatan Pulau Sawu hingga Pulau Rote.

“Gelombang laut dengan tertinggi antara 2,5 meter sampai 4 meter di Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTT,” ujarnya.

Diinformasikannya, untuk penamaan badai Ferdinand, karena jenis siklon yang berasal dari region Australia. Sementara badai tropis di Indonesia biasanya disebut dengan istilah nama bunga.

Selain badai Ferdinand, patut diwaspadai juga badai jenis lainnya, dinamakan Ester. Namun badai ini terpantau berada di Teluk Carpentaria, teluk yang berada di antara Australia Utara dan Utara laut Arafuru. Titik terdekat di wilayah Merauke Indonesia. Namun badai ini terpantau menurun dalam 24 jam dan menjauh dari Indonesia. (ars)