Waspada, Badai Tropis Damien Mengarah ke NTB

Citra satelit yang menunjukkan Siklon Tropis Damien. (sumber : BMKG)

Mataram (Suara NTB) – Hasil monitor BMKG, beberapa hari kedepan terjadi siklon tropis Damien. Siklon yang tumbuh di sekitar Samudera Hindia ini bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 12 kilometer per jam sejak Kamis, 6 Februari 2020. Wilayah NTB termasuk yang akan dilewati. Dampak yang ditimbulkan hujan lebat dan gelombang tinggi.

Siklon tropis Damien berdampak terhadap cuaca di Indonesia berupa hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa bagian Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Iklan

“Di samping itu, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 – 2,5 meter di Samudera Hindia atau sekitar wilayah perairan Jawa Timur, Bali, NTB, selatan Kupang, Rote, dan selatan Laut Sawu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, Jumat, 7 Februari 2020.

Selain siklon tropis Damien, BMKG memonitor terjadinya bibit siklon tropis lainnya dengan kode 92S di perairan barat Australia yang bergerak ke arah barat daya. Siklon ini berpotensi pada terjadinya hujan dengan intensitas lebat maupun hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Sejumlah wilayah dengan potensi hujan lebat maupun yang disertai angin kencang dan petir termasuk sebagian wilayah di NTB hingga Sabtu, 8 Februari 2020 mendatang.

Selain itu, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua.

Pergeseran potensi cuaca buruk ini terjadi juga di Lampung, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara. Selain itu, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua.

Terkait fenomena alam terkait iklim dan cuaca itu, masyarakat diimbaunya untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bencana, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang maupun petir.

“Masyarakat dapat terus memantau informasi prakiraan cuaca maupun informasi kewaspadaan terkait cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, BNPB dan BPBD,” ujarnya. (ars)