Warga Selong Belanak Desak Polda NTB Kawal Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

Mataram (suarantb.com) – Puluhan warga dari berbagai dusun di Desa Selong Belanak, Lombok Tengah (Loteng) menggelar aksi di Mapolda NTB, Rabu 31 Agustus 2016. Warga meminta pihak Kepolisian untuk mengawal pengaspalan jalan di Desa Selong Belanak.

Menurut keterangan warga, pengaspalan jalan lingkar selatan tidak kunjung tuntas dikerjakan. Warga menilai tidak tuntasnya pengaspalan jalan disebabkan salah satu investor, PT. Erco mengintervensi proyek pembangunan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTB. Hal itu dilakukan PT Erco karena sebagian tanah telah dibeli dari masyarakat.

Iklan

Amar, seorang warga Dusun Kapal, Desa Selong Belanak mengatakan tujuan warga mendatangi Mapolda NTB guna meminta pengawalan terhadap pengaspalan jalan. “PT Erco membeli tanah dari tahun 1970an, namun hingga sekarang belum ada pembangunan. Kami meminta pihak Kepolisian untuk mengawal pengaspalan jalan,” ujar Amar.

Warga juga sebelumnya telah menyampaikan keluhan tersebut ke Kantor Bupati Loteng.  Namun hingga saat ini belum ada kabar jawaban dari bupati. Warga juga berencana akan menggelar aksi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Loteng.

“Pengaspalan tersebut merupakan proyek Dinas PU Provinsi NTB, namun kami menilai ada intervensi dari PT Erco untuk menghentikan pengaspalan jalan tersebut. Kami kesulitan mengakses jalan, hingga saat ini jalan di sana rusak,” terang Amar.

Direskrimum Polda NTB, Kombes Pol. M. Suryo Saputro saat menemui warga mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga pada Pemprov NTB.

“Saya akan menyampaikan aspirasi teman-teman ke pemerintah. Mohon teman-teman bersabar untuk menanti. Kita siap melayani masyarakat,” ujarnya di depan Mapolda NTB. (szr)