Warga Sambelia Masih Krisis Air Bersih

Selong (Suara NTB) – Setiap kali musibah banjir menerjang Sambelia, ribuan warga yang tidak terkena dampak langsung justru mengalami krisis air bersih. Pasalnya, sepanjang 300 meter pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah Kecamatan Sambelia ini putus.

‘’Saat ini, pihak PDAM telah menyambungkan pipa dan berharap bisa segera bisa mengalirkan air ke seluruh pelanggan,’’ ujar Direktur Umum PDAM Lotim, M. Rusdi kepada Suara NTB, Jumat, 17 Februari 2017.

Iklan

Hanyutnya pipa PDAM ini tidak saja di Sambelia, namun juga di sejumlah tempat. Termasuk di Ladon Kecamatan Wanasaba dan Sembalun Kecamatan Sembalun. Pipa ukuran 1,5 inci sampai 3 inci yang amblas dihantam banjir. Diakumulasi total yang hanyut mencapai panjangnya 5 km.

Diakuinya sebagian besar pipa PDAM ini dipasang di pinggiran sungai. PDAM selama ini tidak bisa menaruh pipa-pipanya selain posisi yang ada sekarang. Pasalnya, jika pemasangan di atas, airnya justru tidak bisa mengalir, mengingat hal itu tidak ditampik, kondisi pipa-pipa PDAM ini selalu terancam dari banjir.

Perpipaan yang dipasang pun tidak ditampik mudah sekali hanyut. Direksi PDAM Lotim ini menginginkan pemindahan lokasi, namun membutuhkan biaya yang sangat besar. Upaya yang dilakukan telah meminta bantuan ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk bisa mendatangkan bantuan ke Kabupaten Lotim. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here