Warga Positif Covid-19 Teridentifikasi Pos Penyekatan Bertambah

Petugas kesehatan melakukan rapid test antigen Covid-19 kepada pendatang di pos penyekatan Bundaran Jempong, Sekarbela, Mataram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pos penyekatan terus menemukan warga pendatang masuk Kota Mataram yang teridentifikasi positif Covid-19. Terhitung sampai hari kesembilan PPKM Darurat -kini PPKM Level 4 Kota Mataram terdeteksi 69 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka langsung diarahkan menjalani karantina.

“Dari rapid test antigen acak kepada 1.756 orang, 69 orang diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, dikonfirmasi Kamis, 22 Juli 2021. Hal itu termasuk pelaku perjalanan yang masuk Kota Mataram saat libur Idul Adha Selasa lalu.

Iklan

Rapid test antigen acak ini, sambung dia, diberlakukan kepada pendatang yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Atau kepada mereka yang tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Pos penyekatan di empat titik masuk Kota Mataram, yakni Gerimak, Narmada, Lombok Barat; Dasan Cermen, Cakranegara, Mataram; Bintaro, Ampenan, Mataram; dan Bundaran Jempong, Sekarbela, Mataram.

Artanto meyebutkan, sebanyak 4.456 kendaraan yang dicegah masuk Kota Mataram. Sebanyak 3.062 kendaraan roda dua, 934 mobil, 205 bus, dan 245 minibus. Hal itu muncul dari pemeriksaan sejumlah 31.857 kendaraan.

Meski demikian, Artanto mengatakan, pendatang yang dapat menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 pun meningkat. “Ada 24.014 orang yang menunjukkan diri sudah divaksin. Baik vaksin pertama maupun vaksin kedua,” urainya.

Dia menegaskan, pos penyekatan menjalankan fungsi yang sama seperti sebelumnya. Yakni saat PPKM Darurat maupun kini PPKM Level 4 untuk Kota Mataram yang berlaku sampai 25 Juli mendatang. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional