Warga NTB Apresiasi Pencapaian Mariati

Mataram (suarantb.com) – Prestasi gemilang Mariati berhasil membawanya kembali menguasai dunia persilatan. Ia berhasil mempertahankan gelarnya sebagai juara World Pencak Silat Championship 2016 di kelas bebas putri. Keberhasilan atlet NTB ini turut direspon oleh masyarakat NTB melalui postingan di sosial media seperti Facebook.

Salah satunya adalah status Facebook dari Ketua KPU NTB, L. Aksar Anshori. Aksar menuliskan, “Selamat untuk Mariati, saya bangga. Tidak hanya karena kita satu kampung. Tapi juga telah mengharumkan NTB dan Indonesia.”

Akun Paula Fanny, yang merupakan pelatih cabor Karate NTB untuk PON September lalu juga mengapreasiasi prestasi Mariati. “From NTB untuk Indonesia! Awesome Achievement, Mariati! We are proud of you,” tulisnya.

Aksar menyebut lahirnya juara-juara pencak silat asal NTB tidak terlepas dari memasyarakatnya pencak silat di NTB baik di pedesaan maupun perkotaan. Dengan berdirinya perguruan Perisai Diri di Praya dan Sanggar Kijang di Kekalik Mataram.

Demikian pula dengan guru-guru pencak silat pencak silat yang sudah sangat dikenal masyarakat.

“Di Lombok Tengah pada tempo dulu sudah sangat dikenal guru-guru seperti Pak Sahli. Dan di kampung saya (Desa Penujak) juga ada Pak Junaidi yang aktif sampai sekarang. Di Kekalik juga ada Pak Bahruddin, menjadi guru silat Sanggar Kijang dan juga menjadi atlit berprestasi,” jelasnya.

Sehingga menurut Aksar, jalan terbaik untuk memiliki bibit-bibit atlet berprestasi di cabor silat adalah dengan memasyarakatkan Pencak Silat. Bahkan lebih bagus jika dijadikan tradisi yang masuk hingga ke desa-desa.

“Kalau bisa yang dipertandingkan rutin tidak hanya di tingkat provinsi. Tetapi juga di tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga kelurahan/desa,” tambahnya. (ros)