Warga Negara Tiongkok Terbanyak Dideportasi

Mataram (Suara NTB) – Warga negara Tiongkok yang masuk ke NTB mendominasi daftar deportasi. Tercatat 18 orang sudah dipulangkan akibat melanggar aturan imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Dudi Iskandar menyebutkan, puluhan warga negara asing dideportasi sepanjang Januari hingga September 2017.

Iklan

“Totalnya yang dideportasi sampai September 2017 berjumlah 60 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi Suara NTB, kemarin.

Pelanggaran yang menyebabkan pendeportasian WNA ke negara asal antara lain, menyalahi izin tinggal dan kelebihan masa tinggal atau overstay.

Deportasi merupakan penindakan administrasi keimigrasian sesuai Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Keimigrasian.

Berdasarkan catatan Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, jumlah warga negara tiongkok yang dideportasi dalam kurun waktu Januari-September 2017 sebanyak 18 orang.

Menyusul kemudian Malaysia 11 orang, Australia enam orang, Timor Leste lima orang, Perancis empat orang, Inggris tiga orang, dan Korea Selatan satu orang.

Masing-masing satu orang dideportasi yakni warga negara, Belgia, Jepang, Kanada, Swiss, Hungaria, Bulgaria, Jerman, Rusia, Banglades, Italia, serta Turki. Rinciannya, 53 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan.

Dudi menegaskan saat mulai menjabat sepekan lalu, bahwa pihaknya akan semakin memperketat lalu lintas orang asing yang menuju NTB.

Pengetatan itu melalui peningkatan kinerja Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Penindakan ringan yakni dengan deportasi, sementara penindakan lebih lanjut dengan pemidanaan. (why)