Warga Masuk Kota Bima Wajib Tunjukkan Hasil Tes Cepat

Muhammad Lutfi. (Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan memperketat lalu lintas orang. Salah satunya warga yang masuk Kota Bima wajib menunjukkan surat sehat hasil tes cepat (rapid test).

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, mengatakan upaya memperketat perlintasan orang itu dengan melihat perkembangan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat terutama di wilayah NTB, beberapa waktu terakhir ini.
“Untuk memutus mata penyebaran wabah Covid-19, kita akan menerapkan pengendalian pergerakan orang dari luar provinsi NTB yang akan masuk ke Kota Bima,” katanya.

Iklan

Menurutnya, orang atau warga luar NTB yang masuk ke Kota Bima terutama dari wilayah terpapar Covid-19, wajib memiliki surat tugas dinas atau surat keterangan jalan dari instansi berwenang.

Selain itu lanjutnya surat keterangan sehat negatif Covid-19 berdasarkan tes cepat (rapid test) yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah atau laboratorium lain yang dirujuk oleh Gugus Tugas Covid-19.
“Surat keterangan uji tes cepat dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari pada saat keberangkatan. Ini demi melindungi warga Kota Bima agar tidak ada yang terpapar Covid-19,” katanya.

Menurutnya, di setiap pintu masuk wilayah Kota Bima akan dilakukan pemeriksaan ini karena perkembangannya dari hari ke hari jumlah yang terpapar Covid-19 di NTB semakin tinggi. “Keputusan ini tidaklah mudah, namun untuk melindungi seluruh masyarakat langkah ini harus segera diambil,” katanya.

Lutfi menambahkan, langkah tersebut akan diperkuat melalui instruksi Walikota Bima dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti otoritas pelabuhan dan lainnya. “Secepatnya akan ditindaklanjuti dengan dikeluarkan surat instruksi,” pungkasnya. (uki)

  Pelaku Pembuang Orok Ditangkap di Rumah Kekasihnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here