Warga Mareje Pulang ke Rumah, Gubernur, Bupati dan Kapolres Jamin Keamanan dan Perbaikan Rumah

0
Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan Wabup Hj Sumiatun bersama Kapolres Lobar melepas warga Mareje yang mengungsi di Mapolres Lobar. (Suara NTB/her)

SEJUMLAH warga Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang sempat diungsikan di Mapolres  setempat beberapa hari lalu, Kamis, 12 Mei 2022 pulang ke rumah masing-masing. Warga dilepas Gubernur NTB, Dr.H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Lombok Barat, H, Fauzan Khalid, Wakil Bupati, Hj. Sumiatun, Kapolres Lobar, AKBP. Wirasto Adi Nugroho dan jajaran terkait. Mereka pulang dengan penuh suka cita dan disambut oleh tokoh masyarakat, tokoh agama di Desa Mareje.

IKLAN

Sebelum melepas warga Mareje, Gubernur dan Bupati berkesempatan berbincang dan menyemangati mereka. Bahkan Bupati, Lobar H. Fauzan Khalid berencana menggelar roah di Mareje untuk memperetat silahturami masyarakat. Terlebih sebelumnya sudah ada perdamaian yang dilakukan para pihak yang salah faham. Sebanyak 53 warga Mareje pun diangkut menggunakan kendaraan kepolisian dan SAR

Gubernur yang dikonfirmasi berharap, tidak ada lagi kejadian yang menganggu kondusivitas NTB. Sebab kini NTB dipandang dunia manjadi replika gambaran Indonesia yang beragam dan harmonis. ‘’Kita mengimbau, jangan ada lagi kejadian yang membuat publik memiliki persepsi yang berbeda tentang kita (NTB),’’ harap Gubernur.

Di tempat yang sama Bupati Lobar menambahkan, terkait perbaikan enam rumah yang rusak sudah ada jalan keluarnya. Bahkan pembangunan perbaikanya sudah dimulai kemarin secara bertahap.

Soal jaminan keamanan,  Fauzan mengatakan sebenarnya sudah lama aman. Hanya saja pihaknya menghindari sejumlah isu liar yang dibuat oleh pihak yang tak bertanggung jawab sehingga memperkeruh suasana.

‘’Penting saya sampaikan bahwa kita lebih sibuk mengklarifikasi berita hoaks dari pada kenyataan sebenarnya. Padahal masyarakat kita di Mareja ini satu keluarga dan tidak pernah ada sejarah konflik,’’ tegas Fauzan.

Pihaknya lebih melihat kesalahpahaman itu banyak dibumbui unsur politik dan berita hoaks. Sehingga menimbulkan kondisi yang kurang kondusif. ‘’Dan ini saya kira menjadi pembelajaran bagi kita semua,’’ ujarnya.

Ke depan pihaknya bersama Forkopimda Lobar bergantian berkunjung ke wilay Mareje. Termasuk menggelar syukuran bersama dengan masyarakat. ‘’Kita makan bersama-sama di sana,’’pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Lobar, AKBP Wirasto Adi Nugroho memastikan kondisi di Mareje sudah sangat kondusif. Bahkan masyarakat sudah mulai berbaur. Sehingga penilaian Tim Satgas Konflik Lobar merasa para pengungsi sudah bisa pulang kembali ke kediamanya. (her)

IKLAN