Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Bima

Suasana antrean para pengunjung yang ingin mengurus adminduk di kantor Disdukcapil Kabupaten Bima, Kamis, 14 Oktober 2021.(Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Sejumlah warga yang mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima, Kamis, 14 Oktober 2021, mengeluhkan serta kecewa dengan pelayanan OPD setempat.

Pasalnya mereka yang ingin mengurus dokumen atau administrasi kependudukan (Adminduk) harus antre berjam-jam. Bahkan sebagian pengunjung memilih pulang karena tidak sanggup menunggu antrean.

Iklan

“Saya antre sejak pukul 09.00 wita sampai dengan jam istirahat pukul 12.00 wita,  belum juga diberikan pelayanan,” ucap seorang warga, Syarifudin yang mengaku datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus ulang KTPnya yang hilang.

Karena belum diberikan pelayanan, Syarifudin yang juga mengaku warga Kecamatan Langgudu ini mengatakan sempat masuk ke dalam ruangan induk kantor. Hanya saja tidak melihat ada pegawai. “Dari tempat antrean saya sempat ke dalam ruangan induk. Tapi tidak ada pegawai,” katanya.

Melihat antrean sampai berjam-jam hingga kondisi kantor yang tidak ada pegawai, Ia memilih untuk pulang ke Langgudu. Karena percuma saja menunggu, tapi para pegawai tidak ada ada di kantor untuk memberikan pelayanan.

“Daripada menunggu dan antre berjam-jam tapi tidak pasti, lebih baik saya pulang. Lagipula rumah saya juga jauh di Langgudu,” katanya.

Selain Syarifudin, warga lain bernama Abdul Majid juga mengeluhkan hal yang sama. Seandainya mengetahui dari awal pelayanan adminduk harus antre berjam-jam seperti ini, Ia mengaku tidak akan datang ke Disdukcapil. “Saya datang dari Kecamatan Lambu sejak pagi, namun sampai sekarang masih antre. Kalau tahu seperti saya tidak akan kesini,” katanya.

Disamping itu, Ia tidak mengerti dan memahami pembuatan Adminduk di Disdukcapil. Sepengetahuannya warga yang mengurus KK hingga KTP cepat, tidak harus menunggu dan mengantre hingga berjam-jam. “Informasi yang saya tahu pembuatan KK dan KTP itu cepat. Tidak harus antre berjam-jam seperti ini.”

Terpisah, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bima, Salahuddin SH, mengakui saat ini pihaknya, belum maksimal memberikan pelayanan adminduk di kantor induk Disdukcapil. Karena saat ini tengah terkonsentrasi di posko kebakaran Naru Barat. “Memang pelayanan belum maksimal, karena saat ini kami juga membuka posko pelayanan adminduk di lokasi kebakaran Naru Barat,” katanya.

Terlepas dari itu, Ia memastikan warga yang mengurus adminduk di kantor induk Disdukcapil tetap mendapatkan pelayanan dari pegawai lainnya. Hanya saja harus bersama menunggu. “Tetap dilayani seperti biasa, apabila ada warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan dan adminduk,” pungkasnya. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional