Warga Hindu di Lobar Kerahkan Pecalang Amankan Pelaksanaan Salat Id

Para pecalang di desa Golong kecamatan narmada menjaga kegiatan salat idul Fitri, Minggu, 24 Mei 2020. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Tidak seperti biasanya perayaan salat idul fitri (Id) tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana sebanyak 27 orang Anggota Pecalang dari umat Hindu dilibatkan pihak Desa Golong, Kecamatan Narmada Lombok Barat, dalam pengamanan dan menjaga kondusivitas jalannya salat Id.

Mengingat Desa Golong termasuk zona hijau dalam penyebaran Covid-19 atau dengan kata lain penyebaran Covid19 di Desa Golong cukup terkendali, maka di beberapa masjid yang ada dilaksanakan salat Idul Fitri secara berjemaah.

Iklan

Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Pratama, seluruh jamaah menggunakan masker, kedua Menjaga jarak dalam shaf, membawa sajadah sendiri, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer saat memasuki area masjid, Salat dan khutbah dipersingkat, dan keenam tidak dilaksanakan acara salam-salaman seluruh jamaah.

Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Babinkamtibmas serta anggota pamswakarsa pecalang yang ada di Dusun Peninjoan Desa Golong merasa terpanggil untuk terlibat dalam mengamankan lingkungan.

Kepala Dusun (Kadus) Peninjoan Made Wadistiya mengungkapkan bahwa hal ini merupakan bentuk toleransi antar umat beragama, dan penghargaan kepada umat muslim khususnya yang ada di Desa Golong yang melaksanakan salat Id.

Sebelumnya juga pernah berpartisipasi dalam pengamanan perayaan Hari Nyepi di Dusun Peninjoan. Sementara itu, Ketua Pecalang I Putu Nengah Diarsa mengatakan bahwa personel pecalang akan ditempatkan di beberapa tempat yang telah disepakati.

“Berdasarkan koordinasi kami dengan pihak Pemdes Golong telah disepakati untuk menempatkan personil pecalang di 12 titik di seluruh wilayah Desa Golong. Titik titik tersebut merupakan daerah yang cukup rawan gangguan kamtibmas, seperti batas desa, batas dusun serta pemukiman terpencil dan daerah rawan kecelakaan lalu lintas.Pengamanan kami lakukan sejak pukul 06.30 hingga pelaksanaan salat id selesai,” jelas Putu Diarsa.

Sementara Kepala Desa Golong H.M Zainuddin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para personil pecalang yang dengan sukarela turut mengamankan pelaksanaan salat Idul Fitri di Desa Golong. “Semoga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Desa Golong tetap terjaga demi peningkatan nilai ibadah serta kemajuan desa,” pungkasnya. (her)