Warga Dompu Mulai Terjangkit DBD

Dompu (Suara NTB) –  Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang masyarakat Dompu. Dalam beberapa hari terakhir, delapan orang dinyatakan positif mengidap penyakit menular ini. Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu yang mendapat informasi tersebut berdasarkan hasil suspek dokter RSUD terhadap beberapa pasiennya, langsung melakukan pengasapan alias fogging di perkampungan warga yang dinyatakan positif DBD.

Diantaranya Lingkungan Larema Kelurahan Simpasai, Kampo Rato Kelurahan Karijawa dan beberapa wilayah rawan munculnya penyakit ini. “Kita fogging kampung ini berdasarkan tempat tinggal pasien yang dirawat,” kata petugas pemberantasan penyakit menular, Dikes Dompu, Edi Suharjan, yang ditemui Suara NTB saat melakukan pengasapan di lingkungan Larema, Selasa, 6 Desember 2016.

Iklan

Lingkungan Larema kata Edi, merupakan wilayah langganan DBD tiap tahunya. Warga yang berada pada dataran tinggi ini sering melakukan penampungan air hujan, sehingga memicu terjadinya perkembangbiakan nyamuk DBD.

Selain pengasapan, petugas juga melakukan penaburan abate di beberapa tempat penampungan air rumah tangga. “Di sini kan lokasinya jarang air, makanya dilakukan penampungan air oleh warga, mungkin tidak pernah dibersihkan kemudian jadi tempat berkembangnya nyamuk,” jelasnya.

Edi menyebutkan gigitan nyamuk DBD ini biasanya terjadi saat pagi dan sore hari. Sementara untuk malam hari, nyamuk ini sama sekali tidak beraktivitas. Untuk itu, ia menghimbau masyarakat agar tetap melakukan pencegahan dini dengan cara penggunaan obat nyamuk dan sejenisnya pada jam-jam tertentu.

Selain upaya tersebut cara efektif yang juga bisa menekan kasus ini, yakni membiasakan diri melakukan kegiatan 3M (Menguras, Mengubur dan Menutup) tempat-tempat yang berpotensi terjadinya genangan air. Kemudian saat menemukan masyarakat yang terindikasi DBD, masyarakat diminta segera melapor ke puskesmas atau intansi terkait yang berada di sekitar lokasi.

  Penyakit Jantung Paling Banyak Serang Warga Lotim dan Loteng

“Kalau nyamuk DBD aktifnya itu pagi sekitar jam 9-11, kemudian sore jam 4-5. kemudian kalau ditemukan segera dilapor karena penyakit menularnya cukup cepat,” pungkasnya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here