Warga Diminta Waspadai Klaster PMI

Abdul Syahid (suara NTB/dok)

Dompu (Suara NTB) – Kendati sudah resmi menerapkan kenormalan baru sejak Jumat 5 Mei 2020, masyarakat diminta tetap mewaspadai ancaman penyebaran Covid-19. Terutama dari klaster PMI yang terus berdatangan sebulan terakhir ini. Prinsipnya, protokol penanganan Covid-19 harus dikedepankan saat aktifitas apapun di ruang publik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dompu, Abdul Syahid, SH, kepada Suara NTB di kantornya menyampaikan, saat ini ancaman baru datang dari klaster PMI. “Sekarang klaster PMI yang harus diantisipasi, karena masih terus ada pemulangan,” ungkapnya.

Iklan

Riwayat kepulangan mereka dari daerah zona merah Covid-19, menurutnya, patut diwaspadai semua elemen. Khususnya oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Selama pemulangan besar-besaran PMI dan CPMI disampaikan pemerintah provinsi dan pusat beberapa waktu lalu, tercatat 80an orang yang sudah tiba di kampung halamannya. Sebagian besar dinyatakan nonreaktif Covid-19 dan telah berakhir masa karantina mandiri.

Kendati demikian, lanjut Abdul Sahid, saat ini ada 10 CPMI dari BLK LN Jakarta yang tengah menjalani proses karantina di sekretariat PJTKI yang akan memberangkatkan mereka. (jun)