Warga Diimbau Segera Cairkan Bantuan Usaha Mikro

H.M. Fajar Taufik bersama pendamping KUKM, I Gede Sumerta.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Koperasi dan UMKM di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mengimbau masyarakat segera mencairkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pasalnya terdapat 7 ribu lebih calon penerima dengan total bantuan Rp8,89 miliar lebih yang belum dicairkan. Dan dana bantuan ini masih mengendap di Bank.

Dinas Koperasi dan UMKM meminta para Kades, Kadus untuk membantu warga mencairkan dana bantuan tersebut. Pasalnya, jika sampai batas waktu tanggal 31 Desember warga belum mencairkan, maka dana bantuan ini akan hangus karena kembali atau ditarik pemerintah pusat.

Iklan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lobar, H.M. Fajar Taufik, Jumat, 3 Desember 2021 mengatakan, BPUM untuk Lobar memasuki tahun kedua. Tahun ini terdapat 32.256 pelaku UMKM yang diusulkan pihaknya. Dan yang terealisasi sampai dengan saat ini sekitar 27.624 orang.

“Masih ada sekitar 7.004 orang yang bantuannya masih mengendap di Bank. Dan kami sudah bersurat kepada para Kades untuk membantu menyampaikan ke warga untuk segera datang ke BRI atau BNI. Karena batas akhirnya tanggal 31 Desember 2021,” kata Fajar Taufik di dampingi pendamping Koperasi dan UKM Dinas Koperasi, I Gede Sumerta, SE. Setelah dicek di bank, Dari 7.004 orang tersebut total bantuannya yang masih mengendap sekitar Rp8,89 miliar lebih.

Dikatakan, pihaknya juga bersurat melalui Asosasi kepala Desa (akad) untuk membantu warganya. Dalam surat itu dilengkapi data calon penerima bantuan lengkap dengan by name by address. “Karena kalau ndak dicairkan akan kembali ke pusat dana itu, ya terancam hangus,” tegasnya. Ia menambahkan, kedepan bantuan ini diharapkan tetap ada untuk membantu masyarakat karena bagiamanapun pandemi masih belum berakhir. (her)

Advertisement