Warga Bakar Motor Jambret di Kota Bima

Jajaran Polsek Rasanae Barat, saat memadamkan api dari motor penjambret yang dibakar warga, Minggu, 26 September 2021.(Suara NTB/Polres Bima Kota)

Bima (Suara NTB) – Tindak pidana penjambretan masih jadi ancaman serius di Kota Bima. Kemarin, Sabtu, 25 September 2021 Pukul 23.00 Wita, menimpa salah seorang pengguna jalan raya di sekitar Pantai Lawata, Lingkungan Wadu Mbolo Kelurahan Dara. Beruntung aksi pelaku gagal setalah terjatuh saat berusaha kabur. Motor yang dikendarai terpaksa jadi pelampiasan emosi warga.

Kasubbag Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin kepada Suara NTB, Minggu (26/9) menyampaikan, saat jajaran Polsek Rasanae Barat melakukan patroli wilayah untuk menekan resiko penularan Covid-19 di pusat keramaian, tim mendapat informasi adanya aksi penjabretan di sekitar Pantai Lawata.

Iklan

Informasi itu, kemudian sigap direspon anggotan dengan mendatangi TKP. “Tiba di TKP ternyata warga sudah melakukan pembakaran terhadap kendaraan penjambret,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, lanjut dia, saat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan itu, pelaku terjatuh setelah saling tarik dengan korban. Ia kemudian bergegas kabur kearah bukit untuk menyelamatkan diri.

Warga dan pengguna jalan yang mendapati aksi tersebut lantas berdatangan, karena tak mendapati pelaku mereka melampiaskan emosinya dengan membakar motor supra yang dikendarai. “Pelaku belum kita ketahui, makanya kami minta korban untuk melapor ke Mapolsek Rasanae Barat agar bisa dilakukan penyelidikan,” jelasnya.

Aksi semacam ini di jalan raya sekitar Pantai Lawata, menurutnya bukan kali pertama terjadi. Namun beruntung, aksi malam kemarin gagal dan korban selamat.

Setelah memadamkan api dan mengamankan TKP untuk kelancaran arus lalu lintas, Jufrin mengatakan, tim yang dipimpin Kanit Propam Polsek Rasanae Barat, Aiptu Sudianto itu kemudian melanjutkan giat patroli pengendalian Covid-19 di wilayah hukumnya. “Sampai giat selesai situasi kamtibmas masih terpantau aman dan terkendali, terutama di pusat kerumunan warga dan titik rawan tindak pidana,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional