Walikota Tetap akan Isi Jabatan Kosong

H. Ahyar Abduh. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh tetap akan mengisi jabatan kosong di eselon II, III dan IV di Lingkup Pemkot Mataram. Usulan kembali diajukan ke Kementerian Dalam Negeri.

Pengisian jabatan sebelumnya pernah diajukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram sekira akhir Oktober lalu. Kementerian Dalam Negeri menolak permohonan tersebut karena terbentur aturan. Pemerintah pusat hanya memberikan izin melakukan asesmen pejabat.

Jabatan terlalu lama kosong menurut Walikota, dinilai tidak baik. Sesuai ketentuan daerah yang menggelar pemilihan serentak tidak boleh menggelar mutasi enam bulan sebelum dan sesudah pilkada. Rencana pengisian ini diharapkan untuk mempercepat pelaksanaan program di instansi pemerintah. “Ketentuan saat pilkada tidak boleh. Semua tergantung dari Kemendagri,” tandasnya.

Jabatan telah lama kosong di antaranya, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah. Posisi ditinggalkan oleh H. Yance Hendra Dirra dikarenakan memasuki purnatugas. I Gusti Ayu Yulianti ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) sejak September lalu.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja sebelumnya diemban oleh Bayu Pancati juga kosong. Bayu memilih pindah status sebagai pegawai pusat dan ditempatkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai pengasuh di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Praya.

Sementara itu, jabatan eselon III dan IV juga banyak tak terisi karena pejabat sebelumnya pensiun. Antara lain, Lurah Bintaro, Lurah Tanjung Karang Permai, Lurah Pagesangan Timur dan kepala seksi serta kepala bidang lainnya.

Ahyar menyerahkan proses pengisian jabatan kosong bergantung dari rekomendasi dari pemerintah pusat. “Kalau memang diizinkan akan kita isi yang kosong – kosong ini,” demikian kata dia. (cem)