Walikota Donasikan Gaji untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

H. Mohan Roliskana. (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mendonasikan gajinya untuk membantu masyarakat terdampak bencana non alam pandemi coronavirus disease atau Covid-19. Pengelolaan donasi yang bersumber dari gaji nantinya akan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Mataram.

Polanya diharapkan dalam bentuk bingkisan sembako. “Gaji saya bersama Pak Wakil akan disumbangkan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19,” kata Walikota.

Iklan

Gaji yang disumbangkan tersebut diharapkan membantu meringankan beban masyarakat selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Walikota juga mengimbau, pejabat dan seluruh aparatur sipil negara di Lingkup Pemkot Mataram juga menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito menambahkan, Walikota dan Wakil Walikota Mataram mendonasikan gajinya selama sebulan untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Sementara, pejabat eselon II lainnya juga diimbau untuk menyisihkan sebagian tambahan penghasilan pegawai (TPP). “Kami siap menindaklanjuti dan tidak menutup kemungkinan ASN lainnya juga bersama – sama mau berbagi,” tambah Sekda.

Mekanisme pengumpulan penghasilan akan dikoordinasikan dengan para asisten dan pimpinan OPD lainnya. Pihaknya akan menginput penghasilan yang mau didonasikan selama sebulan. Donasi ini sifatnya sukarela untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat penerapan PPKM darurat. “Ini sifatnya sukarela. Jadi siapa pun boleh berdonasi,” terangnya.

Teknis penyaluran sepenuhnya diserahkan ke Dinas Sosial. Sekda menyarankan bentuknya seperti bingkisan seperti pemberian bantuan sosial lainnya. Besaran TPP akan didonasikan 50 persen. Eko mencontohkan, jika TPP diterima Rp5 juta per bulan, maka Rp2,5 juta didonasikan.

Sedangkan, gaji Walikota dan Wakil Walikota akan disumbangkan bagi warga terdampak akibat PPKM darurat sekira Rp6 juta. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional