Waktu Singkat, Sekolah Maksimalkan Pemberian Materi Esensial

Suasana pembelajaran di SMPN 5 Mataram beberapa waktu lalu sebelum adanya edaran pembelajaran tatap muka hanya untuk kelas IX.(Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) — Waktu menjelang ujian sekolah dan penilaian akhir semester bagi SMP kian mepet. Oleh karena itu, sekolah memaksimalkan pemberian materi esensial kepada siswa.

Kepala SMPN 5 Mataram, Muhamad Ali pada Selasa, 23 Februari 2021 mengatakan, pihaknya memaksimalkan waktu yang sedikit dalam pembelajaran tatap muka dengan memberikan materi pelajaran yang paling esensial. Untuk kelas IX pembelajaran tatap muka terbatas hanya dilaksanakan selama dua jam dari hari Senin sampai dengan Kamis. Pada hari Jumat dan Sabtu pembelajaran secara daring.
Pihaknya tengah mempersiapkan penilaian tengah semester bagi siswa kelas VII dan VIII dan penilaian akhir semester untuk kelas IX. Persiapan lebih jauhnya dilakukan dengan cara pemberian tugas di rumah.
“Untuk persiapan khusus seperti menambah jam pelajaran tidak bisa dilakukan, karena pembelajaran tatap muka terbatas cuma sampai pukul 10.00 Wita,” katanya.

Iklan

Ujian sekolah untuk soal mata pelajaran yang dibuat oleh masing-masing sekolah dilaksanakan pada tanggal 29 Maret sampai dengan 3 April 2021. Sedangkan jadwal ujian sekolah untuk soal mata pelajaran yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dilaksanakan pada 5 April sampai dengan 10 April 2021. Sementara untuk penilaian akhir semester bagi siswa kelas IX dilaksanakan pada 8 sampai dengan 13 Maret 2021.

Sementara kelas VII dan VIII melaksanakan belajar dari rumah secara daring atau luring. Materi yang diberikan menggunakan kurikulum darurat. “Kami berharap dalam waktu dekat ini siswa kelas VII dan VIII diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas. Dengan materi yang menggunakan kurikulum darurat, tidak harus selesai semua materi,” ujar Ali.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian pada Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin mengatakan, terkait metode ujian sekolah, berdasarkan edaran dari gubernur yang membolehkan pembelajaran tatap muka bagi siswa kelas akhir, maka ujian sekolah dilakukan dengan cara ujian tulis secara tatap muka. Namun, ketika siswa dengan alasan tertentu tidak diizinkan datang ke sekolah, sekolah memfasilitasi ujian sekolah secara daring. (ron)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional