Waktu Mepet, Pemda Lobar Percepat Penggodokan Penyederhanaan Birokrasi

Pemda Lobar menggelar sosialisasi penataan kelembagaan untuk penyederhanaan birokrasi di lingkup Pemda Lobar, Jumat, 24 September 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) mempercepat penggodokan penyederhananaan birokrasi Pemda Lobar. Pasalnya, tanggal 30 September ini target dari pemerintah pusat untuk penyerahan usulan penyederhanaan birokrasi. Penyederhanaan birokrasi ini diwajibkan ke Pemda berdasarkan Permenpan Nomor 25, Permenpan 17 tahun 2021, karena target terakhir harus dilakukan tanggal 31 Desember 2021.

“Target terakhir untuk penyederhanaan birokrasi diwajibkan tanggal 31 Desember 2021 ini,” kata Kepala Bagian Organisasi Tatalaksana (Ortal) Setda Lobar H. Subardi, SKM., M.Kes., Jumat, 24 September 2021.

Iklan

Terdapat tiga tahapan dalam penyederhananaan birokrasi ini ada tiga tahapan. Pertama, penyederhananaan struktur organisasi, penyertaan jabatan, dan penyesuaian sistem kerja. Kalau penyederhananaan struktur organisasi, maka organisasinya yang disederhanakan dan bukan orangnya.

Sejauh ini jabatan di lingkup Pemda Lobar yang disederhanakan 323 pejabat. Sebenarnya Menpan berharap terdapat 338 yang disederhanakan, namun bisa dipertahankan untuk beberapa jabatan di sejumlah OPD. Sekitar 95,56 persen struktur yang disetujui untuk disederhanakan. Baru setelah itu dilakukan penyetaraan jabatan. Dalam arti, dari pejabat struktural eselon IV ke fungsional. “Itu sedang digodok saat ini. Dan usulannya itu terakhir tanggal 30 September ini. Injury time,”ujarnya.

Setelah tanggal 30 September, lanjut dia, tidak boleh mutasi eselon IV, karena ada di beberapa OPD yang tidak sesuai pendidikan dengan posisi jabatan di OPD. Karena itu tidak nyambung, sehingga perlu dimutasi dulu untuk dilakukan penyesuaian. Setelah sesuai barulah diajukan untuk fungsional. “Bisa otomatis jadi fungsional, karena tidak bisa naik pangkat. Karena tidak sesuai,” ujarnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional