Wakil Walikota Minta Sampah Kebon Roek Segera Ditangani

Mataram (suarantb.com) – Tumpukan sampah di area jalan sebelah timur bangunan Pasar Kebon Roek, Ampenan hingga saat ini belum diangkut. Warga setempat mengeluhkan tumpukan sampah tersebut karena selama beberapa bulan terakhir belum diangkut dan sangat mengganggu aktivitas warga.

Terkait persoalan tersebut, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana meminta Dinas Kebersihan segera menangani dan mengangkut tumpukan sampah. Berdasarkan pantauan suarantb.com, Selasa, 13 September 2016 siang, tumpukan sampah mulai membusuk.  Bau sampah makin menyengat, apalagi dalam dua hari terakhir hujan mengguyur Kota Mataram.

Iklan

Mohan juga meminta Dinas Kebersihan membuat sebuah inovasi untuk menyiasati minimnya sarana dan prasarana kebersihan di Kota Mataram. Keterbatasan sarana dan prasarana ditegaskan Mohan jangan dijadikan alasan untuk menunda pengangkutan sampah, terutama sampah Kebon Roek. Apalagi volume sampah pasar lebih banyak dibanding tempat lainnya.

“Semestinya itu jangan sampai ada penumpukan dalam waktu yang lama,” ujarnya.

Ia memahami tugas dan tanggung jawab Dinas Kebersihan makin besar dari ke hari. Sebab produksi sampah Kota Mataram kian meningkat. Di sisi lain, sarana pengangkutan sampah masih terbatas.

Penundaan DAU oleh pemerintah pusat juga berdampak besar terhadap program kebersihan. Oleh sebab itu, Mohan mengatakan perlu inisiatif untuk mengantisipasi hal tersebut supaya penanganan sampah tidak tertunda.

“Apalagi sampai ada penumpukan berminggu-minggu, bahkan hingga berbulan-bulan. Saya minta Dinas Kebersihan supaya cepat-cepat menangani ini,” tegasnya. (rdi)