Wakil Walikota akan Cek Hasil Pelaksanaan PPDB

Mataram (suarantb.com) – Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengungkapkan akan mengecek hasil pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya yang berkaitan dengan kuota untuk PPDB melalui jalur daring (online). Menurut Mohan, kuota penerimaan dari jalur daring tersebut telah ditentukan, tapi terkadang ada yang dikurangi untuk menambah kuota dari jalur Bina Lingkungan (BL).

Pemkot Mataram telah menyiapkan tiga jalur dalam PPDB yaitu Bina Prestasi, daring, dan BL. “Yang kita siapkan dulu online, tapi direduksi untuk bisa mengakomodasi BL. Ini saya mau cek nanti. Kuota online harus harus firm, tegas di situ. Tidak boleh lagi dikurangi jatah kuota itu untuk memasukkan BL. Ini saya mau cek di sekolah-sekolah kenapa itu bisa terjadi,” tegasnya.

Iklan

Pelaksanaan BL setiap tahun menurutnya kerap menimbulkan pro kontra. Persoalan ini juga kerap dilontarkan berbagai pihak termasuk pengamat pendidikan maupun Dewan Pendidikan dengan memberikan catatan-catatan kepada Pemkot Mataram. Pemerintah disampaikan Mohan telah punya regulasi terkait pelaksanaan BL ini dan tinggal menjalaninya.

Dibukanya jalur BL ini berdasarkan semangat bahwa anak-anak Kota Mataram harus bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas. “Kalau BL ini dijadikan kambing hitam kemudian dianggap sekarang terjadi persoalan massif soal pendidikan ini, saya kira tidak sepenuhnya benar. Kalaupun saya juga tidak menyalahkan yang mengkritisi itu,” jelasnya. Kritik dilayangkan karena dilihat secara teknis masih ada persoalan dalam penyelenggaraannya.

Namun ditegaskan Mohan substansi dari jalur BL ini tidak boleh hilang dan harus dilaksanakan. Ia pun berjanji akan membenahi persoalan dalam jalur BL ini. “Nanti akan kami benahi. Kita lihat dan evaluasi proses yang kemarin ini terhadap masalah-masalah yang muncul,” jelasnya.

  Dipecat, Tiga Mahasiswa Unram Terjaring Razia Narkoba

BL diperuntukkan bagi anak-anak yang tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah sehingga mereka tidak perlu bersekolah ke tempat yang jauh dari tempat tinggalnya. Jika pada prakteknya tidak sesuai dengan tujuan awal, Mohan menegaskan akan segera mengevaluasi. “Kalaupun terjadi atau ditengarai ada praktek-praktek tidak benar, kami akan cek kebenarannya,” demikian Wakil Walikota Mataram. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here