Wakapolda NTB Kawal Langsung Vaksinasi Siswa SDN 3 Penujak

0
Wakapolda NTB turun  langsung mengawal kegiatan vaksinasi bagi siswa SDN 3 Penujak, Loteng, Jumat kemarin. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Puluhan siswa SDN 3 Penujak, Lombok Tengah (Loteng) mendapat vaksinasi Covid-19, Jumat, 14 Januari 2022. Kegiatan vaksinasi dikawal langsung Wakapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Ruslan Aspan yang pada waktu bersamaan juga menggelar zoom meeting dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Purnomo.

Sejumlah pejabata utama Polda NTB turut hadir pada kegiatan tersebut. Diantaranya, Karo. Ops Polda NTB, Kombes Pol Imam Thobroni, Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol Awan Harioni dan Kabid TIK Polda NTB Kombes Pol Yayan Hartadi. Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri SIP serta Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, S.H., turut hadir. Bersama sejumlah pejabat lingkup Pemkab Loteng lainnya.

IKLAN

Kegiatan vaksinasi dilakukan langsung oleh tim vaksinasi dari Puskesmas Penujak. Dengan sasaran siswa dan anak sekitar sekolah yang berusia antara 6-11 tahun. Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Purnomo, meminta semua jajarannya berupaya maksimal untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Tidak terkecuali di provinsi NTB.

Ia pun mengingatkan jajaranya agar menyiapkan strategi khusus bagi untuk bisa menarik minat anak-anak. Agar antusias dan mau divaksin serta tidak merasa takut ketika vaksinasi berlangsung. Sinergitas dengan semua unsur-unsur yang ada dibawah agara terus diperkuat dan ditingkatkan.

Sehingga vaksinasi untuk anak usia 6 -11 tahun bisa berjalan seperti yang di harapkan oleh pemerintah pusat. “Program vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun sangat penting. Sebab memiliki banyak manfaat sebagai perlindungan bagi anak-anak dari potensi terpapar Covid-19,” sebutnya.

Karenanya, lanjut Wakapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Ruslan Aspan, para orang tua wali hendaknya mendukung vaksinasi tersebut. Dengan caravmewajibkan anak-anaknya untuk divaksin. Terlebih kini para siswa sudah mulai melaksanakan proses pembelajaran tatap muka secara penuh.

“Dengan vaksinasi ini bisa mempercepat timbulnya herd immunity atau kekebalan komunal. Sehingga bisa menekan potensi penyebaran Covid-19 dikalangan anak-anak,” sebutnya. (kir)