Wagub Soroti Proyek Pusat Mangkrak di Lobar

Proyek TPS3R di daerah Gerung Selatan Kecamatan Gerung, Lobar yang mangkrak. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyoroti sejumlah proyek terindikasi mangkrak yang dibangun Pemerintah Pusat di Lombok Barat (Lobar). Seperti halnya, proyek TPS3R dan mesin penyuling air laut. Proyek-proyek bernilai miliaran rupiah ini tidak bisa dimanfaatkan warga.

Rohmi mengatakan, proyek-proyek tak berfungsi ini, menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) Pemprov NTB ke depan. Seperti TPS3R dan proyek-proyek lainnya. ‘’Itu menjadi salah satu PR kita,’’ ujar Rohmi usai menghadiri launching Beriuq To Digital di Bencingah Selasa, 24 Agustus 2021.

Iklan

Seperti TPS3R katanya, pihaknya sudah melakukan pendataan semua di wilayah NTB. Jumlah TPS3R di NTB, sekitar 40 unit sedangkan yang berfungsi hanya 19 unit sedangkan 21 unit mangkrak. Diakui banyak proyek ini tidak berfungsi. Memang, katanya dalam melaksanakan program tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Terutama pada penanganan sampah butuh edukasi untuk mengubah maiinset baik edukasi melalui sekolah dan posyandu. Namun untuk itu, perlu semua pihak bergerak. ‘’Tidak semudah membalik telapak tangan, butuh waktu puluhan tahun,’’ujarnya. Kalaupun kata dia, ia menjabat lima tahun program ini harus dilanjutkan. Sehingga kalau mainset sudah diubah melalui edukasi maka bisa mudah penanganan sampah ke depan.

Sementara itu, Kepala DLHK Provinsi, Madani Mukarom mengatakan dari banyak TPS3R tidak aktif disebabkan rata-rata karena orientasinya proyek. Setelah dicek, dari 40 TPS3R hanya 19 yang aktif. ‘’Ada lembaganya ndak jalan setelah dibangun, inikan mau proyek saja. Ada barang hilang, tinggal bangunan gedung,’’ujarnya.

Langkah yang dilakukan terhadap TPS3R ini, pihaknya masuk untuk mengaktifkan lagi. Melalui upaya edukasi kerja sama dengan desa melalui Bumdes. ‘’Kita sudah bergerak di teknologi, yang aktif itu seharusnya kelompok TPS3R itu,’’ katanya.

Diakui bantuan ini memang diberikan ke kelompok masyarakat. Seharusnya kata dia, Pemda masuk saja membantu sebagai bentuk kepedulian. Namun pihaknya pun memperbaiki penanganan TPS3R ini dengan melibatkan Pemdes. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional