Wagub Pastikan WTP yang Diraih NTB Bukan Hasil Suap

Mataram (suarantb.com) – Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin menyatakan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemerintah Provinsi NTB dalam beberapa tahun terakhir murni hasil kerja keras, bukan hasil membayar atau suap. Demikian disampaikannya ditemui usai rapat paripurna di Kantor DPRD NTB, Selasa, 30 Mei 2017.

“Yang kita peroleh ini murni, kelima itu murni. Mudah-mudahan yang keenam ini juga kita dapat,” kata Amin.

Iklan

Predikat WTP yang diperoleh Pemprov NTB menurut Amin merupakan hasil kerja keras dan pengelolaan yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Demikian pula dengan penyajian data dan laporan keuangan di NTB. “Memang sudah seharusnya kita dapat, kita sudah lebih baik,” ujarnya.

Terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) auditor BPK RI oleh KPK karena diduga menerima suap jual beli predikat WTP, Amin menegaskan itu tak terjadi di lingkup Pemprov NTB. Ia bahkan bersedia mempertanggungjawabkan hasil audit WTP BPK atas tata kelola keuangan di NTB tanpa diselingi transaksi ataupun suap.

“Kita di Pemprov tidak ada itu, saya bisa pertanggungjawabkan. Ndak ada. Ndak tahu kalau yang lain, provinsi yang saya khususkan. Tapi mudah-mudahan tidak ada di kabupaten/kota,” paparnya.

Menurutnya kasus yang terjadi tidak seharusnya dipukul rata bahwa di NTB juga terjadi praktik serupa. Malah menurutnya, perolehan WTP bukan perkara luar biasa. Justru, ini merupakan suatu keharusan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Penangkapan auditor BPK oleh KPK dinilai Amin harusnya menjadi pelajaran. Agar daerah tidak menempuh langkah serupa demi mendapatkan WTP. “Kalau tidak WTP ya jujur tidak, kan gitu kenapa mesti malu-malu. Kalau kita dapat ya alhamdulillah, tanpa melalui sesuatu yang dibayar, transaksi. Karena walaupun WTP itu tidak menghilangkan berbagai permasalahan, ada saja masalah,” jelas mantan Anggota DPRD NTB ini.

Terhadap pengumuman hasil audit BPK atas kelola keuangan tahun 2016, Amin tetap optimis akan memperoleh WTP kembali. “Kalau dikatakan belum WTP tidak masalah, tapi saya katakan saya optimis. Masa mundur, kita sudah dapat masa tidak dapat lagi. Itu namanya merugi,” sahutnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here