Wagub Ingatkan Penyelesaian Lahan KEK Mandalika Jangan Sampai Langgar HAM

Mataram ( suarantb.com) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh. Amin, S.H, M.Si mengatakan penyelesaian lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika  belum rampung 100 persen. Namun sekarang kemajuannya sudah cukup bagus.

Persoalan penyelesaian  lahan, menurutnya masih terletak di kendala pemberian edukasi terhadap masyarakat. Bahwa tanah lahan tersebut secara resmi adalah milik pemerintah. Sehingga pihaknya membutuhkan waktu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Iklan

Dalam prosesnya, Wagub menekankan agar upaya pembebasan lahan tidak berbuntut ke ranah hukum. Terlebih, jika dalam proses tersebut disertai tindakan-tindakan yang memicu pelanggaran HAM.

“Diupayakan agar tidak terjadi pelanggaran HAM. Karena kalau sudah ada isu itu, para investor tidak ada yang mau investasi di sini,” ujarnya saat kunjungan kerja Menko Perekonomian Darmin Nasution  di KEK Mandalika, Sabtu, 11 Februari 2017.

Adanya KEK Mandalika, diharapkan dapat mencapai target kedatangan wisatawan sejumlah 3,5 juta orang tahun 2017. Dari jumlah tersebut, 1,5 juta ditargetkan berasal dari wisatawan asing.

Jika dapat terealisasi, maka NTB  menyumbang 10 persen wisatawan dari total wisatawan yang ditarget pemerintah  sejumlah 15-20 juta orang tahun ini.

Amin menjelaskan meskipun lahan seluas 109 hektar yang belum clear and clean dan dinyatakan  tanah  negara, namun pemerintah tetap memberikan dana kerahiman sebagai kompensasi kepada masyarakat. Dana sebesar  Rp 4,5 juta per are tersebut, diyakinkan wagub bukan sebagai transaksi jual beli.

Saat ini, sebagian kewenangan dan perizinan KEK Mandalika telah diserahkan kepada Administrator KEK Mandalika yang diharapkan mampu mempermudah proses perizinan dan investasi pengembangan dan pembangunan KEK Mandalika. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here