Wabup Sidak Penggunaan Masker di Kantor Pemda

Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH saat sidang penggunaan masker di lingkup Pemda Dompu, Senin, 2 November 2020.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH kembali masuk kantor setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan menjalani isolasi. Ia langsung melakukan sidak penggunaan masker bagi pegawai lingkup kantor Pemda Dompu. Imun tubuh dan penerapan protocol kesehatan Covid-19 menjadi kunci terhindar dari virus Corona.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH saat dikonfirmasi di sela melakukan sidak penggunaan masker lingkup Pemda Dompu, Senin, 2 November 2020. Wabup tidak segan menegur pejabat dan pegawai yang tidak menggunakan masker. Penggunaan masker bukan hanya untuk kepentingan diri pengguna, tapi juga orang lain. “Maskernya jangan hanya digantung seperti itu, tapi dipakai,” katanya saat menegur pegawainya.

Iklan

Wabup mengaku, dirinya menderita Covid-19 dengan kategori tanpa gejala. Namuan HB-nya turun drastis dari normalnya laki – laki dewasa 12 – 15, saat dinyatakan positif HB-nya hanya 6,5. Sehingga ia dianjutkan untuk menjalani isolasi di RSU Provinsi NTB. “Setelah tiga hari di rumah sakit (RS), saya diswab dan hasilnya negatif. Saya disuruh istrahat, karena protocol covid harus isolasi selama 10 hari,” ungkapnya.

Selama saya isolasi di RS, Wabup mengaku, rutin diberi obat  dan dipantau tim dokter. Vitamin dan anti biotik hingga dirinya keluar dari masa isolasi, Senin (26/10) lalu. Dirinya kemudian lanjut isolasi di kediaman di Mataram baru kembali ke Dompu untuk berdinas. “Saya tidak ingin orang Dompu dijangkiti Covid, cukup kami saja,” katanya.

Dikatakannya, Covid memang tidak terlalu berbahaya bagi mereka yang tidak memiliki penyakit bawaan. Tapi tetap bisa menjangkiti orang lain. Sehingga disiplin dengan protocol kesehatan dan menjaga imun tubuh menjadi keharusan di tengah pandemi Covid-19. “Jangan begadang, karena itu saya alami sendiri. Karena mungkin terlalu banyak begadang, HB saya turun. Jadi efeknya sampai ke Covid-19,” terangnya.

Untuk menekan penyebaran Covid-19, Wabup mengaku, akan mengundang Kepala Desa/Lurah se Kabupaten Dompu untuk kembali mensosialisasikan protocol Covid-19. Termasuk mengingatkan kembali soal surat yang ditandatangani Dandim 1614/Dompu soal larangan melaksanakan pesta pernikahan yang menghadirkan banyak orang, kecuali pernikahan dengan sistem standing party. “Insyaallah dalam waktu dekat ini saya akan mengundang kepala Desa se Kabupaten Dompu. Saya akan mensosialisasikan akibat dari Covid-19,” akunya. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional