Wabup Prihatin ASN Terseret Kasus Korupsi

Bima (Suara NTB) – Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, M.Pd, mengaku prihatin dengan adanya sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Bima yang terseret dalam kasus dugaan korupsi, salah satunya dugaan korupsi kegiatan Sat Pol PP tahun 2014.

“Ada empat orang dalam waktu yang berdekatan telah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya kepada Suara NTB, Selasa (25/4/2017).

Iklan

Dikatakan, pada saat apel atau pada kesempatan lainnya, Dahlan mengaku kerap mengingatkan dan memberikan himbauan kepada jajarannya agar tetap hati-hati dan teliti menggunakan APBD maupun APBN.

Meski demikian, terkait kasus itu dirinya sudah berkoordinasi dengan  bagian hukum serta Asisten I. Pemerintah daerah akan membantu pada tahap awal. Seperti melakukan komunikasi dan mempertanyakan kejelasan kasus tersebut.

Menurut Dahlan, ada beberapa ASN yang belum diperiksa dan dimintai keterangan, namun telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut akan dilakukan oleh pemerintah mempertanyakan langsung kepada penyidik. Mengapa belum diperiksa tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka.

“Selain itu melalui Korpri, akan memberikan bantuan hukum terhadap sejumlah ASN ini,” katanya.

Dia mengaku, sanksi yang akan diberikan terhadap ASN itu, terlebih dahulu akan dilaporkan kepada Bupati. Apabila telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, seperti apa sanksi yang akan diberikan. Hanya saja ASN yang jadi tersangka dan ditahan akan  diberhentikan sementara supaya bisa fokus menjalani proses hukum. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here