Wabah Tomcat Resahkan Santri Ponpes di Kediri

Giri Menang (Suara NTB) – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hakim Kediri Lombok Barat (Lobar) diresahkan dengan wabah hama tomcat (Paedreus litoralis). Pasalnya, hama padi ini menyerang para santri, sehingga mengalami luka melepuh di bagian tubuhnya. Kondisi ini menyebabkan para santri tidak bisa masuk ke sekolah.

Muiz Udin salah seorang warga setempat menyatakan, sejauh ini banyak santri yang diserang tomcat tersebut. “Sudah ada lima santri yang kena tomcat, hampir tiap satu minggu sekali tidak pernah masuk ke sekolah,’’ jelas Muiz, Jumat (31/3).

Iklan

Salah seorang santri yang terkena tomcat, ujarnya, santri bernama Lalu Affan kelas 2 MTs asal Dusun Sedayu Desa Kediri Selatan, bersangkutan santri kelima yang telah terkena gigitan tomcat.

Menurutnya, sumber hama tomcat ini kemungkinan dari sawah, sebab lokasinya tak jauh dari sawah. Terkait kejadian ini, pihak warga sudah  melapor ke pihak ponpes agar dilakukan fogging. Selanjutnya pihak ponpes menyampaikan ke pihak tekait, namun sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya.

Warga sangat berharap agar pihak terkait dalam hal ini dikes segera turun menangani wabah tomcat ini. Sebab hama ini sangat meresahkan santri, karena akibat gigitannya santri mengalami sakit, sehingga terpaksa tidak bisa sekolah.

Menanggapi hal ini, Camat Kediri Humaidi menyampaikan sejauh ini belum ada laporan dari pihak terkait mengenai wababah tomcat ini. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak desa terkait persoalan ini. “Kami koordinasikan dulu untuk penanganan,’’ jelasnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here