Voucher Aplikasi Mataram Muda Diluncurkan, Imam “Gas Poll” Angkat Bicara!

Calon Wakil Walikota Mataram Badruttamam Ahda Imam Sofyan beserta para relawan Pasangan Muda. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Acara Launching Fitur Voucher Aplikasi Mataram Muda telah selesai digelar di Cafe Komunal dan Kota Tua Kopi pada Kamis malam, 27 November 2020. Acara tersebut dihadiri oleh Calon Walikota Mataram, Ir. H. Lalu Makmur Said dan Calon Wakil Walikota Mataram Badruttamam Ahda, LC, Imam Sofyan beserta para relawan Pasangan Muda.

Dalam acara tersebut, Imam Sofyan menjelaskan bahwa apa yang menjadi program daripada Mataram Muda merupakan inovasi konkret yang dilakukan pasangan Makmur-Ahda. Karenanya, lanjut Imam, Kota Mataram membutuhkan calon walikota dan calon wakil walikota nomor urut tiga tersebut untuk memimpin Pembangunan di Kota Mataram.

“Karena Makmur-Ahda ini inovasinya konkret. Makanya saya mendukung mereka sebagai pemimpin pembangunan Kota Mataram,” ujarnya saat membawakan acara di Cafe Komunal.

Aplikasi Mataram Muda sendiri adalah inovasi yang menjadi bentuk dukungan Pasangan Makmur-Ahda dalam mendukung usaha-usaha lokal di Kota Mataram. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses prodak atau jasa dari para pengusaha lokal melalui akses yang mudah dan terjangkau.

“Aplikasi Mataran Muda adalah bentuk dari aksi kolaboratif atau kolektif kita untuk mendukung pengusaha-pengusaha lokal. Mari berpartisipasi bersama Makmur-Ahda dalam gerakan konkret ini,” kata Ustaz Ahda saat diwawancari tengah berbincang dengan para relawan di Kota Tua Kopi.

Ditemui di tempat yang sama, Ir. H. Lalu Makmur Said menegaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram sudah bagus dan perlu ditingkatkan lagi. Pandemi covid-19 adalah tantangan bagi masyarakat Kota Mataram untuk menghadapinya secara kolektif

“Jangan karena pandemi covid-19 ini kita menyerah untuk meningkatkan kualitas ekonomi di Kota Mataram yang sudah membaik. Kita hadapi secara kolektif, ya melalui aplikasi ini salah satunya,” tegas mantan Sekda senior Kota Mataram tersebut.

Kibeng, mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Mataram yang turut hadir dalam acara tersebut mengaku senang atas diluncurkannya aplikasi Mataram Muda. Menurutnya, aplikasi Mataram Muda akan sangat bermanfaat bagi kalangan pelajar, khususnya mahasiswa.

“Aplikasi Mataram Muda pasti akan disambut baik oleh para pelajar khususnya kita-kita yang mahasiswa ini. Pokoknya (aplikasi) Mataram Muda adalah solusi krisis akhir bulan,” kata Kibeng sambil bergurau.

Ustaz Ahda mengajak masyarakat, juga para pengusaha-pengusaha lokal untuk berpartisipasi dalam gerakan kolektif tersebut dengan cara mendaftarkan usaha mereka ke aplikasi Mataram Muda.

“Mari kita mulai gerakan kolektif ini, ikhtiar membangun Kota Mataram. Silakan bagi para pengusaha lokal untuk mendaftar produk atau jasa masing-masing ke Mataram Muda,” pungkas alumnus Al-Azhar Kairo, Mesir itu. (tim)