Viral di Medsos, Polisi Selidiki Senam Zumba Diduga di Kantor Bupati Loteng

Tangkapan layar dari video senam zumba yang diduga dilakukan tanpa menerapkan protokol Covid-19.(Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Sebuah video senam Zumba yang diduga digelar di ball room lantai V kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng) viral di media sosial (medsos). Video tersebut viral lantaran digelar tanpa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan berkerumun dan pesertanya tidak menggunakan masker.

Kegiatan tersebut pun kini tengah diselidiki aparat Polres Loteng. “Sedang kita cek dan sudah kita tindaklanjuti,” aku Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK, kepada Suara NTB, Jumat, 4 Desember 2020.

Informasi menyebutkan, kegiatan senam Zumba tersebut digelar sekitar pukul 16.30 wita. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut tampak ratusan peserta dengan mengenakan baju dominan kuning, tengah senam Zumba di dalam salah satu ruang. Dari sekian banyak peserta yang ikut serta nyaris tidak ada yang menggunakan masker.

Hanya ada beberapa peserta yang terlihat menggunakan masker. Para peserta tampak berkerumun dan nyaris tidak ada jarak. Pihaknya memastikan kegiatan senam tersebut tidak ada izin keramaian dari pihak kepolisian. Karena tidak ada pemberitahuan secara resmi kepada pihak kepolisian soal kegiatan senam itu.

Pihak kepolisian sendiri sejauh ini masih mencari dan mengumpulkan informasi terkait siapa panitia penyelenggaran kegiatan senam tersebut. Termasuk jumlah serta asal para peserta senam itu. “(Panitia dan jumlah peserta senam) Masih ditelusuri oleh anggota,” tandas Esty.

Kabag. Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs, H.L. Herdan, M.Si., yang dikofirmasi mengaku tidak tahu ada kegiatan seperti di kantor Bupati Loteng. “Belum tahu,” jawabnya singkat. (kir)