Vila Tanpa Izin dan Kabel Bawah Laut Harus Ditertibkan

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid, SAg, MSi, menginstruksikan jajaran SKPD yang bersinggungan dengan persoalan perizinan vila dan kabel bawah laut di Gili Gede agar menindak tegas bangunan tersebut. Bupati meminta bangunan yang bodong di Lobar “disikat” saja agar tidak merugikan daerah.

Menurut bupati perizinan kabel bawah laut tersebut tak sampai ke bupati, karena itu sebatas rekomendasi dari SKPD terkait seperti Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatik (Dishubkominfo) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Artinya, SKPD terkait bisa mengambil tindakan secara mandiri tanpa diperintah oleh bupati.

Iklan

Harapan senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Lobar Sulhan Mukhlis. Menurutnya, Pemda Lobar harus bertindak tegas membongkar vila dan kabel bawah laut yang diduga tak berizin. Pasalnya, bangunan ini jelas-jelas melanggar aturan sempadan pantai, maka sesuai ketentuan harus dibongkar.  Lebih-lebih vila milik WNA ini beroperasi sejak belasan tahun diduga tanpa izin. “Bongkar saja bangunan vila itu, persoalannya sudah melanggar Undang-Undang Nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-pulau Kecil,”  tegasnya.

Menurutnya, bangunan vila di gili dengan cara menembok dengan jarak sekitar 2 meter dari bibir pantai tentu ini sudah jelas melanggar regulasi pemerintah. Apalagi, ini milik WNA yang sudah belasan tahun. Jika kondisi seperti ini, menurutnya pemda harus bertindak tegas. Dengan syarat pemda terlebih dahulu melakukan langkah persuasif agar bisa menjelaskannya dan memberikan batas waktu untuk membongkar sendiri. Apalagi, pihak pemilik tidak membongkar sendiri, maka pemda harus bertindak tanpa harus menunggu.

Sementara Kepala BPMP2T Lobar H. Ahmad Efendi, menyatakan, pihaknya tidak bisa menertibkan vila, karena pihaknya belum bertemu dengan pemiliknya. Pada saat timnya turun hanya bertemu dengan pembantunya saja. Setiap pembangunan harus mengantongi izin, apalagi ini pemiliknya orang asing. Pihaknya telah mengecek dokumen, dan tidak pernah mengeluarkan izin. Dari itu, pihaknya turun mengecek keabsahan vila apakah sudah mengantong izin atau belum. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here