VIDEO – Berlari dengan Kebaya di Kartini “Run”

Mataram (suarantb.com) – Kostum olahraga lari biasanya identik dengan kaos yang dapat menyerap keringat. Tapi ada yang berbeda kali ini dari para penggemar olahraga lari. Kaos diganti kebaya, namun tanpa bawahan dari kain yang membebat langkah. Kain yang identik dengan sosok Kartini itu justru ditanggalkan. Berganti dengan celana training longgar dan sepatu lari warna-warni.

Inilah tampilan para peserta acara Kartini Run yang digagas komunitas Runjani untuk memperingati hari kelahiran Kartini yang jatuh hari ini, Jumat, 21 April 2017. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 perempuan asal Kota Mataram penggemar olahraga lari.

Iklan

Acara yang pertama kali digelar Runjani ini menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan start di Taman Sangkareang menuju Jalan Udayana dan berakhir kembali di Sangkareang. Salah seorang peserta, Andara mengaku sangat antusias mengikuti acara ini. Meski ia awalnya merasa risih karena harus berlari dalam balutan kebaya. “Risih, karena kan ini pertama kali kita lari pakai kebaya,” ucapnya.

Setelah bertarung melawan kekuatan fisik dan perasaan risih harus berlari mengenakan kebaya, Andara mengaku berhasil mencapai garis finis. “Alhamdulillah berhasil sampai finis, tapi kalau ndak kuat biasanya di Runjani selalu ada tim yang ngawasin kok. Jadinya enak,” ungkapnya saat ditemui suarantb.com usai berlari.

Ketua Komunitas Runjani, Imam Ahmad Askalani bercerita pada dasarnya Kartini Run merupakan acara musiman dari Indo Runners untuk memperingati Hari Kartini, yang coba dilaksanakan di Mataram. Dimana Indo Runners adalah nama komunitas tempat Runjani bernaung.

“Jadi kita adain movement ini untuk mengajak para wanita khususnya, dari yang remaja sampai ibu-ibu kita ajak buat lari. Supaya Hari Kartini ini bisa memberikan kesempatan bagi wanita untuk bergerak, mengekspresikan diri,” jelas Imam.

Dari sekitar 32 orang peserta, hampir semuanya berhasil mencapai garis finis. Sebagai salah seorang yang berhasil mencapai finis, Andara mengaku sangat menikmati acara Kartini Run ini. “Semoga nantinya semakin banyak event olahraga lari yang ada di Lombok. Biar bisa ikut lagi,” harapnya. (ros)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here