VIDEO – Tanggapan Danrem 162/WB Soal Ancaman Tenaga Kerja Asing di NTB

Mataram (suarantb.com) – Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Infanteri Farid Ma’ruf menyatakan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke NTB bisa memicu terjadinya konflik SARA di masyarakat. Demikian disampaikannya kepada suarantb.com, Selasa, 17 Januari 2017.

“Kedatangan Tenaga Kerja Asing ini ke NTB akan menimbulkan konflik. Pertama konflik sosial, kok dia bisa kerja saya ndak. Kemudian timbul konflik SARA, yang mempermasalahkan siapa dia, dari suku mana dia,” jelasnya.

Iklan

“Pemuda kita di sini juga butuh lapangan kerja, masa tiba-tiba diisi oleh mereka yang seharusnya tidak di sini,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Farid menegaskan para TKA ilegal yang masuk ke NTB harus ditindak tegas.

“Penindakannya harus tegas, karena kita tidak ingin wilayah NTB ini dimasuki oleh orang-orang yang tidak seharusnya. Orang-orang yg membawa kepentingannya sendiri ke NTB ini,” katanya.

Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika menemukan TKA yang melanggar aturan. Karena, ujar Farid, pemerintah tidak bisa melakukan penindakan jika tidak ada laporan dari masyarakat.

“Kemenkumham sudah menyatakan pihak Imigrasi sedang sibuk menangani banjirnya tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia salah satunya di NTB. Jadi kalau ada tenaga kerja yang melanggar ketentuan bisa dilaporkan. Kalau ada laporan dari masyarakat mereka melanggar aturan tentu kami akan tindak,” imbuhnya.

Menurut Farid, pihaknya hanya baru mendapatkan informasi terkait pemeriksaan 12 orang WNA asal Tiongkok.

“Karena mereka awalnya tidak bisa menunjukkan bukti identitas yang sah,” katanya.

Terkait masalah TKA ini, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi juga meminta agar pengawasan diperkuat dan mengintensifkan razia. Penanganan pun harus bisa dibuka informasinya pada publik. “Kanwil Kemenkumham harus memperkuat pengawasan dan mengintensifkan razia. Dan semua harus dibuka kepada publik kalau semisal ada WNA ilegal yang tertangkap, publik harus tahu penanganannya bagaimana dan sampai mana. Jangan lenyap begitu saja,” tekannya. (ros)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional