Vaksinasi Tahap Tiga, Data Sasaran Lansia Belum Turun

Dandim 1606 Lobar Kolonel Inf. Gunawan menjalani vaksin tahap II di RSUD Kota Mataram belum lama. Vaksin tahap ketiga akan menyasar lansia berusia 60 tahun ke atas. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Program vaksinasi tahap tiga yang dimulai bulan Maret mendatang akan menyasar penduduk lanjut usia (lansia). Namun, Kementerian Kesehatan belum memberikan data sasaran penerima vaksin. Ketepatan data target akan dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi menyampaikan, data dari Direktorat Jenderal Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan memberikan data sasaran vaksin bagi warga berusia 60 tahun ke atas sekira 13.600 jiwa. Tetapi ada data lainnya sejumlah 954 jiwa. Dikes tidak mengetahui sasaran vaksinasi tersebut, karena data diberikan oleh pemerintah pusat pusat sifatnya gelondongan.  “Kita ndak tahu sasarannya mana saja, karena data yang dikasih itu gelondongan,” kata Usman ditemui, Rabu, 24 Februari 2021.

Iklan

Kepastian sasaran vaksinasi akan dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil. Hal ini menyangkut nama serta alamat warga yang berusia 60 tahun ke atas. Usman menjelaskan, mekanisme vaksinasi tidak menumpuk di satu tempat. Artinya, masyarakat boleh memilih salah satu dari 24 fasilitas kesehatan di Kota Mataram. “Mana yang terdekat dari rumah warga silahkan saja. Bisa di tempat itu dilakukan vaksin,” jelasnya.

Kesiapan vaksinasi lansia menjadi kewenangan provinsi. Usman mengakui, vaksin Sinovac khusus lansia belum didistribusikan seluruhnya. Terkait prosedur pemberian vaksin tidak jauh berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Artinya, tenaga kesehatan akan memeriksa kesehatan pasien. “Sama saja seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Masyarakat yang telah divaksin fungsinya melindungi diri dari risiko terpapar virus corona. Tetapi bukan berarti seseorang yang telah divaksin akan kebal. Dari hasil uji coba dari 100 orang sampel terdapat 65 persen orang memiliki kekebalan. Sementara, 35 persen lainnya terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan meskipun telah divaksin. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional