Vaksinasi Lotim Belum Sentuh Anak Usia 12 Tahun

Pathurrahman (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Pemkab Lombok Timur (Lotim) masih mengedepankan masyarakat umum. Anak-anak usia 12 tahun ke atas atau saat ini sedang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat belum ada yang disentuh.

“Kita belum ada rencana, saya belum berani tentukan jadwalnya,” jawab Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Dr. Pathurrahman menjawab Suara NTB, Selasa, 21 September 2021.

Iklan

 Dituturkan, sejauh ini pihaknya baru mulai melakukan vaksin pada siswa SMA sederajat. Itupun baru beberapa saja dan belum dilakukan secara masif.

Sampai saat ini, jumlah warga Lotim yang sudah vaksin Covid-19 dari target herd immunity sebanyak 18,86 persen atau baru mencapai sekitar 174 ribu jiwa dari 952.140 jiwa total target vaksinasi. Dari sisi persentase, Lotim tidak jauh beda dengan kabupaten yang lain yang ada di NTB. “Kecuali Mataram yang duluan melakukan vaksin, dari sisi jumlah Lotim termasuk banyak, karena jumlah penduduk Lotim yang besar,” sebutnya.

Saat ini, Lotim terus mengejar target 70 persen kekebalan kelompok. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan vaksin. Pasalnya, Lotim masih sangat   tergantug dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Berdasarkan hasil evaluasi terarkhir, Lotim sebagai daerah penyangga kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika direncanakan diutamakan pendistribusian vaksin. Vaksinasi ini sangat besar pengaruhnya pada peningkatan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Semakin banyak warga yang sudah vaksin, diyakini akan makin kebal dari serangan virus. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional