Vaksinasi Lansia, Lobar Jemput Bola

Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun saat menjalani vaksinasi belum lama ini. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) akan melakukan upaya jemput bola untuk mempercepat pelayanan vaksinasi di Lobar, khususnya bagi kalangan lanjut usia (lansia), Pemda akan menerapkan sistem antar jemput bagi lansia yang mau divaksin. Vaksinasi bagi kalangan lansia ini perlu digenjot, mengingat jumlah kasus meninggal akibat covid-19 di Lobar didominasi oleh kalangan lansia dan komorbid.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup) Hj. Sumiatun saat ditemui di Sekotong, Minggu, 11 April 2021.

Iklan

Ia meminta supaya vaksinasi para lansia bisa dipercepat. Lantaran hingga sejauh ini, angka kematian karena Covid-19 yang terjadi pada lansia angkanya terbilang cukup besar, karena para lansia rata-rata memiliki penyakit bawaan, sehingga mereka perlu lebih dijaga dan diprioritaskan dalam vaksinasi itu.

Lobar, tambahnya, sudah berhasil membentuk 111 posyandu keluarga dan lansia dari 119 desa di Lobar, sehingga gubernur pun mengimbau untuk bisa memberi akses dan mempermudah vaksinasi para lansia, mereka bisa dilayani di tiap-tiap posyandu yang ada. “Saya punya inisiatif dengan Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas di Sekotong termasuk TNI-Polri, kita akan lakukan pendataan sampai 15 April,” ujarnya.

Hingga saat ini, terdata sudah 300 lansia yang akan menerima vaksin untuk Kecamatan Sekotong. Namun, bila 300 itu termasuk data dari seluruh desa di Kecamatan Sekotong, pihaknya berencana untuk melakukan vaksinasi secara bertahap untuk 100 orang, kemudian begitu selanjutnya. “Kalau ada 100 lansia di Desa Sekotong yang akan divaksin, saya akan lakukan di kediaman saya atau di mana enaknya. Kalau pun kita harus menjemput mereka, nanti saya fasilitasi mobilisasinya nanti kita pinjamkan di Pemda. Supaya kita bisa menjemput yang lansia” tandasnya.

Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lobar H. Ahmad Taufiq Fathoni mengatakan angka kematian lansia atau usia 50 tahun ke atas, karena covid-19 sekitar 70 persen. Sampai saat ini terdapat 76 kasus meninggal akibat Covid-19. “70 persennya dari kalangan lansia dan komorbid,” jelas dia.

Untuk progres vaksinasi hingga tanggal 10 April, dosis pertama sebanyak 448 orang. Dosis kedua, 48 orang. Jumlah ini masih minim dibandingkan target sasaran lansia di Lobar sebanyak 3.500 orang. Untuk tambahan dosis vaksin,  baru didrop oleh provinsi sebanyak 1.000 dosis. (her)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional