Vaksinasi Covid-19, Loteng Diatensi Khusus

Rapat percepatan vaksinasi dipimpin Sekda Loteng, Jumat, 17 September 2021. Loteng menargetkan sebanyak 42 ribu sasaran per hari, mulai Senin pekan depan.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Mengejar target vaksinasi Covid-19 minimal 70 persen dalam waktu singkat memang bukan perkara mudah. Butuh upaya yang lebih keras lagi. Tidak bisa lagi kerja seperti biasa, tetapi harus lain daripada biasanya. Mengingat, banyaknya sasaran yang harus divaksinasi dalam waktu yang cukup singkat.

Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes.,MH., di kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng), Jumat, 17 September 2021 mengatakan, saat ini pemerintah memang tengah menggenjot vaksinasi. Untuk bisa mengejar target yang sudah dicanangkan, guna mewujudkan herd immnunity. Sehingga bisa memperlambat penyebaran Covid-19.

Iklan

Di NTB, salah satu daerah yang mendapat atensi ialah Loteng. Mengingat, daerah ini bakal menjadi tuan rumah sejumlah event internasional mulai tahun ini. Sehingga pemerintah pusat maupun provinsi memang memberikan perhatian serius terhadap percepatan dan perluasan vaksinasi Covid-19 di Loteng.

“Kami di provinsi, termasuk jajaran Polda NTB dan Korem dapat perintah khusus untuk bisa membantu Loteng dalam upaya percepatan dan perluasan capaian vaksinasi. Utamanya menjelang event World Superbike (WSBK) yang direncanakan bakal digelar pada bulan November mendatang,” ujarnya.

Sehingga apapun yang dibutuhkan Loteng untuk mendukung percepayan vaksinasi pasti akan didukung. Termasuk untuk tim vaksinasi, dari TNI dan kepolisian juga sudah menyiapkan timnya. “Dari RSU Provinsi NTB, sudah ada 10 tim vaksinasi yang disiapkan dan siap diterjunkan kapan saja jika dibutuhkan di Loteng,” terangnya.

Begitu pula untuk kesiapan vaksin Covid-19, pria yang akrab disapa dokter Jack ini, menegaskan, sudah disiapkan untuk Loteng. Tinggal sekarang Pemkab Loteng memutuskan kapan akan mulai bergerak. Soal tim vaksinasi dan vaksin Covid-19 siap disalurkan kapanpun. “Sebenarnya tidak ada yang sulit, selama memang kita mau. Termasuk dalam hal vaksinasi, kalau memang kita mau target pasti bisa tercapai,” ujarnya.

Pemkab Loteng sendiri mencanangkan percepatan vaksinasi Covid-19, yang dimulai Senin pekan depan. Dengan target sebanyak 600 ribu lebih sasaran dan diharapkan tuntas dalam 15 hari atau sampai 5 Oktober mendatang. Untuk bisa memenuhi target tersebut, paling tidak 42 ribu orang divaksin setiap harinya.

Dalam rapat koordinasi percepatan vaksinasi di Loteng yang dipimpin Sekda, Lalu Firman Wijaya, S.T.M.T. (Jumat, 17 September 2021), Loteng memang butuh upaya lebih keras lagi  untuk bisa memenuhi target vaksinanasi minimal 70 persen yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, sebagai syarat untuk bisa menggelar event WSB ataupun MotoGP dengan penonton.

“70 persen itu artinya 760 ribu lebih penduduk Loteng harus divaksin Covid-19,” jelasnya. Sementara sampai saat ini, total warga Loteng yang sudah divaksin baru sekitar 150 ribu orang. Jadi masih ada sisa 600 ribu lebih yang harus dikejar. Untuk bisa memenuhi target minimal 70 persen tersebut.

Ia menjelaskan, salah satu satu kendala yang dihadapi dalam upaya pemenuhan target vaksinasi tersebut yakni minat masyarakat untuk divaksin yang masih rendah. Guna menggerakkan warga agar mau divaksin, nantinya akan dibantu oleh aparat TNI dan kepolisian yang ada dibawah. “Jadi semua elemen nantinya akan bergerak bersama. Karena mau tidak mau target ini harus bisa dipenuhi, sebelum event internasional dimulai,” imbuh Firman.

Dalam percepatan vaksinasi tersebut, Pemkab Loteng bakal turun dengan kekuatan penuh. Dengan menerjunkan sebanyak 128 tim vaksinasi. Dibantu oleh tim vaksinasi dari kepolisian sebanyak 20 tim dan dari TNI sebanyak 5 tim. Sehingga total ada 153 tim vaksinasi yang akan diterjunkan dan akan menyisir semua desa.

“Jumlah desa di Loteng sebanyak 139 desa. Sementara tim vaksinasi yang akan terlibat 153 tim. Jadi satu tim akan menangani satu desa. Sisa tim lainnya akan melayani permintaan vaksinasi yang dilaksanakan oleh komunitas-komunitas yang ada di daerah ini,” tambah Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SIK.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, dr. Muzakir Langkir, menjelaskan untuk sasaran vaksinasi di masing-masing puskesmas sudah ada datanya. Tinggal nanti tim vaksinasi yang akan mengeksekusi. Dibantu dari unsur TNI dan kepolisian serta pemerintah desa setempat. “Jadi memang butuh sinergi semua pihak untuk bisa mengejar target ini. Karena memang tidak mudah mengejar target sebanyak itu,” tandasnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional